KUPANG, LIPUTANFLORES.COM, – Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, secara tegas menyatakan dukungan terhadap upaya konservasi laut yang digerakkan Thresher Shark Indonesia (TSI).
Kepada perwakilan TSI, Gubernur menyebut model pendekatan TSI sebagai contoh ideal dalam pelestarian lingkungan dan penguatan ekonomi pesisir.
“Anak-anak muda ini luar biasa. Pemerintah provinsi akan dukung penuh, termasuk pendidikan konservasi dan pengembangan UMKM serta ekowisata,” ujar Gubernur Melki dalam audiensi di ruang kerjanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Program Manager TSI, Yodhikson Marvelous Bang, mengungkap penurunan tajam perburuan Hiu Tikus (Alopias pelagicus) di Alor dan Flores Timur: dari 300 ekor menjadi hanya 20–30 ekor per tahun. Strateginya? Edukasi dan alih profesi.
“Nelayan kini fokus menangkap tuna, sementara ibu-ibu mengembangkan produk lokal seperti abon tuna, granola jagung titi, hingga tenun bermotif Hiu Tikus,” jelas Yodhikson.
TSI juga mengembangkan kurikulum konservasi laut di 15 sekolah, dengan target ekspansi ke lima sekolah tambahan. Gubernur pun diminta mendukung sarana belajar seperti alat peraga dan modul ajar.
Halaman : 1 2 Selanjutnya


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe



