Gubernur NTT Dukung Konservasi Laut, Hiu Tikus Alor Aman?

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 25 Juli 2025 - 20:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Kepitang Dokeng Editor : Redaksi Dibaca 693 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur NTT Melki Laka Lena beraudiensi dengan Tim Thresher Shark Indonesia (TSI)

Gubernur NTT Melki Laka Lena beraudiensi dengan Tim Thresher Shark Indonesia (TSI)

KUPANG, LIPUTANFLORES.COM, – Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, secara tegas menyatakan dukungan terhadap upaya konservasi laut yang digerakkan Thresher Shark Indonesia (TSI).

Kepada perwakilan TSI, Gubernur menyebut model pendekatan TSI sebagai contoh ideal dalam pelestarian lingkungan dan penguatan ekonomi pesisir.

“Anak-anak muda ini luar biasa. Pemerintah provinsi akan dukung penuh, termasuk pendidikan konservasi dan pengembangan UMKM serta ekowisata,” ujar Gubernur Melki dalam audiensi di ruang kerjanya.

Program Manager TSI, Yodhikson Marvelous Bang, mengungkap penurunan tajam perburuan Hiu Tikus (Alopias pelagicus) di Alor dan Flores Timur: dari 300 ekor menjadi hanya 20–30 ekor per tahun. Strateginya? Edukasi dan alih profesi.

“Nelayan kini fokus menangkap tuna, sementara ibu-ibu mengembangkan produk lokal seperti abon tuna, granola jagung titi, hingga tenun bermotif Hiu Tikus,” jelas Yodhikson.

Baca Juga :  Gubernur NTT Melki Laka Lena Tegaskan Perang Terbuka Lawan TPPO dan PMI Ilegal

TSI juga mengembangkan kurikulum konservasi laut di 15 sekolah, dengan target ekspansi ke lima sekolah tambahan. Gubernur pun diminta mendukung sarana belajar seperti alat peraga dan modul ajar.

Berita Terkait

Rekonsiliasi Tahap II Konflik Lewonara dan Dusun Bele Digelar, Pemkab Flores Timur Dorong Perdamaian Permanen
Pembongkaran Lapak di Pasar Alok : Ibu Yasinta Sebut Pembongkaran Secara Brutal dan Tidak Adil, Lapak Kami Diinjak Dihancurkan
Sambut Libur Sekolah, PELNI Berikan Diskon Tarif Tiket Kapal Hingga 30 Persen
Pakar Hukum Undana : Jika Terbukti Korupsi, Pengelola Program MBG dari Pusat hingga Daerah Harus Diproses
Pemilik Lahan Tutup Akses Masuk GOR 99 Lembata, Tuntut Pemkab Segera Bayar Ganti Rugi
Viral Gubernur NTT Catat Keluhan Warga Lewat HP Saat Kunjungan Wapres, Tokoh Muda Minta Masyarakat Bijak Bermedsos
Warga Narasaosina Serahkan 57 Senjata Api Rakitan ke Polisi demi Perdamaian Adonara Timur
Warga Dusun Bele Adonara Timur Serahkan 52 Senjata Api Rakitan ke Polisi, Komitmen Jaga Perdamaian
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:20 WITA

Rekonsiliasi Tahap II Konflik Lewonara dan Dusun Bele Digelar, Pemkab Flores Timur Dorong Perdamaian Permanen

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:13 WITA

Pembongkaran Lapak di Pasar Alok : Ibu Yasinta Sebut Pembongkaran Secara Brutal dan Tidak Adil, Lapak Kami Diinjak Dihancurkan

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:37 WITA

Sambut Libur Sekolah, PELNI Berikan Diskon Tarif Tiket Kapal Hingga 30 Persen

Kamis, 4 Juni 2026 - 08:29 WITA

Pakar Hukum Undana : Jika Terbukti Korupsi, Pengelola Program MBG dari Pusat hingga Daerah Harus Diproses

Senin, 25 Mei 2026 - 17:23 WITA

Pemilik Lahan Tutup Akses Masuk GOR 99 Lembata, Tuntut Pemkab Segera Bayar Ganti Rugi

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:34 WITA

Warga Narasaosina Serahkan 57 Senjata Api Rakitan ke Polisi demi Perdamaian Adonara Timur

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:50 WITA

Warga Dusun Bele Adonara Timur Serahkan 52 Senjata Api Rakitan ke Polisi, Komitmen Jaga Perdamaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:17 WITA

Misa dan Dialog Bersama Uskup Agung Ende Mgr Paulus Budi Kleden Digelar di Malang

Berita Terbaru