Gereja Tolak Hadirnya Geotermal di Ende, Ryan Laka ; Punya Tendensi Tertentu

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 10 Januari 2025 - 16:32 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Arkadeus Aku Suka Editor : Redaksi Dibaca 865 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Marianus Laka, Sekretaris Pemuda Pancasila/Sumber Foto ; Dokori Ryan Laka

Marianus Laka, Sekretaris Pemuda Pancasila/Sumber Foto ; Dokori Ryan Laka

LIPUTANFLORES.COM|ENDE, – Konsentrasi hirarki gereja dalam menjalankan misi keberpihakan terhadap lingkungan hidup dan alam Flores dinilai punya tendensi khusus

Dugaan sementara untuk menutup kerusakan lingkungan di wilayah Ropa, Kecamatan Maurole, Kabupaten Ende, Flores, Nusa Tenggara Timur.

Hal ini diungkapkan Marianus Laka sekretaris pemuda pancasila saat diwawancarai media ini, melalui sambungan telepon jumad 10 Januari 2025.

Menurut Ryan Laka, sikap hirarki gereja dalam menolak hadirnya aktivitas geotermal di Kabupaten Ende, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) umumnya dinilai tidak berimbang, bahkan tebang pilih

Pasalnya PLTU Ropa yang dioperasikan melalui batubara sebetulnya telah merusak lingkungan hidup masyarakat yang ditinggal dan menetap di wilayah setempat.

Baca Juga :  Launching PESTA 2025, Bupati Ende ; Bangkitkan nasionalisme, Serta Dukung Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Dampak dari kerusakan tersebut mulai terasa oleh masyarakat Ropa khususnya dan pantura umumnya antara lain anjloknya hasil pertanian, kehidupan ekosistem laut yang memburuk dan polusi udara yang tidak sehat.

Belum lagi kerusakan lingkungan lainnya yang mengerikan yang menyebabkan eksistensi alam sudah mulai tak ramah mengancam kehidupan masyarakat di wilayah tersebut.

Baca Juga :  Temui Pj. Bupati Ende, Begini Kata Yosef Benediktus Badeoda

Berita Terkait

Rekonsiliasi Tahap II Konflik Lewonara dan Dusun Bele Digelar, Pemkab Flores Timur Dorong Perdamaian Permanen
Pembongkaran Lapak di Pasar Alok : Ibu Yasinta Sebut Pembongkaran Secara Brutal dan Tidak Adil, Lapak Kami Diinjak Dihancurkan
Sambut Libur Sekolah, PELNI Berikan Diskon Tarif Tiket Kapal Hingga 30 Persen
Pakar Hukum Undana : Jika Terbukti Korupsi, Pengelola Program MBG dari Pusat hingga Daerah Harus Diproses
Pemilik Lahan Tutup Akses Masuk GOR 99 Lembata, Tuntut Pemkab Segera Bayar Ganti Rugi
Viral Gubernur NTT Catat Keluhan Warga Lewat HP Saat Kunjungan Wapres, Tokoh Muda Minta Masyarakat Bijak Bermedsos
Warga Narasaosina Serahkan 57 Senjata Api Rakitan ke Polisi demi Perdamaian Adonara Timur
Warga Dusun Bele Adonara Timur Serahkan 52 Senjata Api Rakitan ke Polisi, Komitmen Jaga Perdamaian
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:20 WITA

Rekonsiliasi Tahap II Konflik Lewonara dan Dusun Bele Digelar, Pemkab Flores Timur Dorong Perdamaian Permanen

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:13 WITA

Pembongkaran Lapak di Pasar Alok : Ibu Yasinta Sebut Pembongkaran Secara Brutal dan Tidak Adil, Lapak Kami Diinjak Dihancurkan

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:37 WITA

Sambut Libur Sekolah, PELNI Berikan Diskon Tarif Tiket Kapal Hingga 30 Persen

Kamis, 4 Juni 2026 - 08:29 WITA

Pakar Hukum Undana : Jika Terbukti Korupsi, Pengelola Program MBG dari Pusat hingga Daerah Harus Diproses

Senin, 25 Mei 2026 - 17:23 WITA

Pemilik Lahan Tutup Akses Masuk GOR 99 Lembata, Tuntut Pemkab Segera Bayar Ganti Rugi

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:34 WITA

Warga Narasaosina Serahkan 57 Senjata Api Rakitan ke Polisi demi Perdamaian Adonara Timur

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:50 WITA

Warga Dusun Bele Adonara Timur Serahkan 52 Senjata Api Rakitan ke Polisi, Komitmen Jaga Perdamaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:17 WITA

Misa dan Dialog Bersama Uskup Agung Ende Mgr Paulus Budi Kleden Digelar di Malang

Berita Terbaru