Aksi kemudian dilanjutkan di depan Kantor Bupati Manggarai. Di hadapan pemerintah daerah, KP-GRD kembali mendesak agar Pemkab Manggarai segera mengambil tindakan konkret mengatasi krisis BBM yang sudah berlangsung cukup lama.
Jimi menyoroti bahwa kelangkaan BBM menghambat aktivitas ekonomi masyarakat di berbagai sektor. Karena itu, ia meminta bupati tidak tinggal diam dan segera mencari alternatif solusi, termasuk pengetatan pengawasan distribusi.
Minta DPRD Gelar RDP dan Maksimalkan Pengawasan
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Di titik ketiga, Gedung DPRD Manggarai, massa KP-GRD menuntut para wakil rakyat menjalankan fungsi pengawasan secara maksimal.
Mereka menilai DPRD belum menunjukkan langkah efektif untuk menyelesaikan persoalan kelangkaan BBM.
KP-GRD meminta DPRD segera menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama seluruh pihak terkait, mulai dari Pertamina, SPBU, hingga aparat penegak hukum, guna mempercepat penyelesaian krisis dan mengungkap dugaan mafia BBM.
Sebelum membubarkan diri, massa juga meminta DPRD dan Polres Manggarai memperketat pengawasan di semua SPBU.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya



Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe




