Perdamaian Lowonara-Belle Jadi Awal Baru
Upacara adat dan penandatanganan surat pernyataan damai menjadi penanda penting dalam proses rekonsiliasi masyarakat Lowonara dan Belle.
Kesepakatan tersebut diharapkan mampu mengakhiri ketegangan yang sebelumnya mengganggu hubungan sosial masyarakat kedua desa. Lebih dari itu, perdamaian diharapkan membuka ruang bagi masyarakat untuk kembali membangun komunikasi dan kerja sama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Perdamaian tidak boleh berhenti sebagai kesepakatan di atas kertas. Hasil rekonsiliasi harus dijaga bersama agar mampu bertahan dalam jangka panjang.
Tokoh adat dan tokoh agama diharapkan menjadi penjaga nilai-nilai persaudaraan. Pemerintah daerah dan aparat keamanan juga diharapkan memastikan masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari dengan rasa aman.
Bagi masyarakat Lowonara dan Belle, perdamaian ini menjadi kesempatan untuk meninggalkan berbagai persoalan masa lalu dan memperkuat kembali hubungan sebagai sesama masyarakat Adonara.
Dengan semangat “Lepan Dopi, Ledan Gala”, perdamaian diharapkan menjadi awal baru bagi terciptanya kehidupan masyarakat yang aman, harmonis, saling menghormati, dan tetap menjunjung tinggi nilai adat serta persaudaraan.



Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe



