Paripurna DPRD Ende Ricuh, Djolan Rinda Desak BKN Tindak Tegas Oknum ASN

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 18 Desember 2025 - 11:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Tim Editor : Redaksi Dibaca 834 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blasius Ausgarius Rinda Ketua Pemuda Pancasila Ende/Sumber Foto : Dokpri

Blasius Ausgarius Rinda Ketua Pemuda Pancasila Ende/Sumber Foto : Dokpri

Djolan menilai, tindakan tersebut tidak hanya mencederai etika birokrasi, tetapi juga merusak marwah Sidang Paripurna sebagai forum tertinggi dan terhormat DPRD dalam mengambil keputusan strategis demi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Ende.

“Sebagai masyarakat, kita dipertontonkan dengan tindakan yang kurang etis. Paripurna itu pasti memiliki dinamika, dan itu hal yang wajar dalam proses demokrasi. Namun tidak boleh ada intervensi di luar mekanisme yang justru memicu kegaduhan,” ujarnya.

Baca Juga :  Pembatalan Tuan Rumah ETMC 2025 di Ende Dinilai Langgar Keputusan Kongres PSSI NTT

Lebih lanjut, alumni PMKRI Ende ini menegaskan bahwa dinamika politik di Ende sejatinya menunjukkan arah yang positif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemerintah daerah dan DPRD dinilai mulai saling mengontrol demi menjalankan fungsi masing-masing secara konstitusional.

“ASN juga harus bekerja sesuai rel yang telah ditentukan, bukan menambah peran baru sebagai petugas keamanan yang justru memperkeruh suasana politik,” tambahnya.

Baca Juga :  Ada 10 Paslon Bupati dan Wakil Bupati di NTT Gugat Hasil Pilkada

Atas peristiwa tersebut, Djolan Rinda secara tegas mendesak Badan Kepegawaian Negara (BKN) Republik Indonesia untuk turun tangan menyelidiki oknum-oknum ASN yang diduga menjadi pemicu kericuhan dalam Sidang Paripurna DPRD Ende.

Berita Terkait

Pemilik Lahan Tutup Akses Masuk GOR 99 Lembata, Tuntut Pemkab Segera Bayar Ganti Rugi
Viral Gubernur NTT Catat Keluhan Warga Lewat HP Saat Kunjungan Wapres, Tokoh Muda Minta Masyarakat Bijak Bermedsos
Warga Narasaosina Serahkan 57 Senjata Api Rakitan ke Polisi demi Perdamaian Adonara Timur
Warga Dusun Bele Adonara Timur Serahkan 52 Senjata Api Rakitan ke Polisi, Komitmen Jaga Perdamaian
Misa dan Dialog Bersama Uskup Agung Ende Mgr Paulus Budi Kleden Digelar di Malang
Warga Mengungsi Akibat Konflik Sosial, Dinsos Ende Serahkan Bantuan Kemanusiaan
Wabup Flores Timur Pertemukan Dua Kades yang Berkonflik di Adonara Timur, Tegaskan Tak Ada Lagi Perang
Konflik Susulan di Adonara Timur Pecah, Sembilan Rumah Warga Dusun Bele Terbakar
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 17:23 WITA

Pemilik Lahan Tutup Akses Masuk GOR 99 Lembata, Tuntut Pemkab Segera Bayar Ganti Rugi

Senin, 25 Mei 2026 - 14:19 WITA

Viral Gubernur NTT Catat Keluhan Warga Lewat HP Saat Kunjungan Wapres, Tokoh Muda Minta Masyarakat Bijak Bermedsos

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:34 WITA

Warga Narasaosina Serahkan 57 Senjata Api Rakitan ke Polisi demi Perdamaian Adonara Timur

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:50 WITA

Warga Dusun Bele Adonara Timur Serahkan 52 Senjata Api Rakitan ke Polisi, Komitmen Jaga Perdamaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:17 WITA

Misa dan Dialog Bersama Uskup Agung Ende Mgr Paulus Budi Kleden Digelar di Malang

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:31 WITA

Wabup Flores Timur Pertemukan Dua Kades yang Berkonflik di Adonara Timur, Tegaskan Tak Ada Lagi Perang

Minggu, 10 Mei 2026 - 09:53 WITA

Konflik Susulan di Adonara Timur Pecah, Sembilan Rumah Warga Dusun Bele Terbakar

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:13 WITA

Wabup Flores Timur Tetapkan Status Gempa Beralih ke Masa Transisi Pemulihan

Berita Terbaru