Proyek Geothermal di Ende, Antara Kepentingan Nasional dan Suara Masyarakat

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 22 Maret 2025 - 10:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Arkadeus Aku Suka Editor : Redaksi Dibaca 1,587 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Ende terpilih, Yosef Benediktus Badeoda, SH, MH/Ket Foto : Screenshot Video Fanpage rakyatflores

Bupati Ende terpilih, Yosef Benediktus Badeoda, SH, MH/Ket Foto : Screenshot Video Fanpage rakyatflores

LIPUTANFLORES.COM|ENDE, – Pembangunan proyek Geothermal di Kabupaten Ende menuai polemik.

Di satu sisi, proyek ini masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam transisi energi hijau.

Di sisi lain, PMKRI Cabang Ende dan Keuskupan Agung Ende menolak keberadaan proyek ini dengan alasan dampak ekologis dan sosial bagi masyarakat setempat.

Bupati Ende, Yosef Benediktus Badeoda, ketika dikonfirmasi media ini rabu 19 Maret 2025 menegaskan bahwa pihaknya masih menunggu hasil Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL) sebelum mengambil keputusan lebih lanjut.

“Kita harus menilai secara objektif dampak yang sudah terjadi sebelum mengambil sikap. Oleh karena itu, kajian AMDAL menjadi pertimbangan utama bagi pemerintah,” ujar Bupati pada Rabu, (19/3/25).

Baca Juga :  Paripurna DPRD Ende Ricuh, Djolan Rinda Desak BKN Tindak Tegas Oknum ASN

Meskipun proyek ini merupakan inisiatif pemerintah pusat, Bupati mengakui bahwa aspirasi masyarakat tetap harus diperhatikan.

Penolakan masyarakat harus dikaji secara ilmiah agar keputusan yang diambil bisa lebih adil dan transparan.

Berita Terkait

BEM dan BLM Uniflor Ende Salurkan Bantuan Sembako untuk Lansia Korban Gempa di Mukusaki
Garda Pemuda Gibran Ende Sebut Pemimpin Kerja Nyata Jadi Kebutuhan Indonesia Saat Ini
Pengadaan 700 Sapi Dipangkas Jadi 150 Ekor, PRIMA Flores Timur Ingatkan Risiko Hukum
Kementerian Kelautan dan Perikanan Survei Lokasi Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Waka, Ende
Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku Penembakan 3 ASN di Jayawijaya, 50 Personel Dikerahkan untuk Pengejaran
Dana Gempa Flores Rp 200 Miliar Sudah Cair, Warga Pengungsian Masih Keluhkan Minimnya Bantuan Logistik
Krisis Air Minum Ancam Sejumlah Wilayah di Sikka, DPRD Desak Bupati Segera Ambil Langkah Cepat
Polres Ende Dirikan Tenda Darurat di SDK Pu’ubheto, Pastikan Siswa Tetap Belajar Pascagempa
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 07:09 WITA

Papua Tidak Butuh Lebih Banyak Korban Jiwa, Negara Harus Hadir Sebelum Rakyat Menjadi Korban

Kamis, 10 September 2026 - 23:25 WITA

Siklus Kekerasan di Papua Terus Berulang, Efektifkah Strategi Keamanan Pemerintah Prabowo

Kamis, 10 September 2026 - 14:43 WITA

Tiga ASN dan CPNS Tewas Ditembak Saat Salurkan Bantuan di Jayawijaya, Dua Korban Berasal dari NTT

Selasa, 8 September 2026 - 19:16 WITA

Terpilih Jadi Ketum PBNU, Gus Kikin Diharapkan Dorong Kemandirian Ekonomi Umat Berbasis Maritim

Kamis, 5 Maret 2026 - 10:51 WITA

Siap Layani Masyarakat, PELNI Kerahkan 55 Kapal dan 751 Ribu Tiket untuk Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 1 Maret 2026 - 08:19 WITA

Sengketa Tanah Keranga Labuan Bajo Inkracht, Santosa Kadiman dkk Dilaporkan ke Bareskrim atas Dugaan Pemalsuan Surat

Sabtu, 21 Februari 2026 - 12:58 WITA

Vape Mengandung Narkoba Marak, Capt. Hakeng: Pelaut Bisa Jadi Korban Tak Sadar dan Terancam Pidana serta Karir Kandas

Selasa, 17 Februari 2026 - 08:37 WITA

UGM Beri Perlindungan Ketua BEM Tiyo Ardianto Usai Teror WhatsApp dan Dugaan Penguntitan

Berita Terbaru