Rokok Ilegal Kuasai Ende, Bea Cukai Labuan Bajo dan Elit Tutup Mata

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 28 April 2025 - 19:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Ark. Aku Suka Editor : Redaksi Dibaca 1,667 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rokok ilegal yang beredar di kabupaten Ende

Rokok ilegal yang beredar di kabupaten Ende

LIPUTANFLORES.COM|ENDE, – Dalam beberapa tahun terakhir, Kabupaten Ende di Nusa Tenggara Timur diresahkan oleh maraknya peredaran rokok ilegal.

Mirisnya, distribusi rokok tanpa cukai ini sudah menyasar hingga pelosok desa tanpa adanya tindakan tegas dari pihak Bea Cukai Labuan Bajo.

Berbagai kalangan, mulai dari masyarakat, organisasi masyarakat (Ormas) hingga Lembaga Bantuan Hukum (LBH), melayangkan kritik keras.

Meski laporan dan keluhan terus bergulir, aneka merek rokok ilegal seperti Arrow, Saga Bold, Trek, Bosini, Retro, Sniper, MD Bold, Kretek 129, King Garet, hingga Slava masih mudah ditemukan di kios-kios dan pertokoan di Ende.

Kanis Soge, Koordinator Gertak Florata, dengan tegas menuding adanya pembiaran sistematis oleh Bea Cukai Labuan Bajo.

Baca Juga :  Bupati Ende Launching Pekan Ende Street Festival 2025

Menurutnya, fenomena ini tidak berdiri sendiri, melainkan mengindikasikan dugaan keterlibatan pihak internal Bea Cukai dalam memperlancar jalur distribusi rokok ilegal.

“Kami menilai Bea Cukai Labuan Bajo gagal total dalam menjalankan tugas yang diamanatkan negara. Bahkan, ada indikasi kuat adanya pembekingan dari pihak elit tertentu terhadap peredaran rokok ilegal ini,” ujar Kanis Soge.

Baca Juga :  Hilirisasi Pertanian NTT, Biomassa Gamal Menuju Energi Hijau

Berita Terkait

BEM dan BLM Uniflor Ende Salurkan Bantuan Sembako untuk Lansia Korban Gempa di Mukusaki
Garda Pemuda Gibran Ende Sebut Pemimpin Kerja Nyata Jadi Kebutuhan Indonesia Saat Ini
Pengadaan 700 Sapi Dipangkas Jadi 150 Ekor, PRIMA Flores Timur Ingatkan Risiko Hukum
Kementerian Kelautan dan Perikanan Survei Lokasi Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Waka, Ende
Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku Penembakan 3 ASN di Jayawijaya, 50 Personel Dikerahkan untuk Pengejaran
Dana Gempa Flores Rp 200 Miliar Sudah Cair, Warga Pengungsian Masih Keluhkan Minimnya Bantuan Logistik
Krisis Air Minum Ancam Sejumlah Wilayah di Sikka, DPRD Desak Bupati Segera Ambil Langkah Cepat
Polres Ende Dirikan Tenda Darurat di SDK Pu’ubheto, Pastikan Siswa Tetap Belajar Pascagempa
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 07:09 WITA

Papua Tidak Butuh Lebih Banyak Korban Jiwa, Negara Harus Hadir Sebelum Rakyat Menjadi Korban

Kamis, 10 September 2026 - 23:25 WITA

Siklus Kekerasan di Papua Terus Berulang, Efektifkah Strategi Keamanan Pemerintah Prabowo

Kamis, 10 September 2026 - 14:43 WITA

Tiga ASN dan CPNS Tewas Ditembak Saat Salurkan Bantuan di Jayawijaya, Dua Korban Berasal dari NTT

Selasa, 8 September 2026 - 19:16 WITA

Terpilih Jadi Ketum PBNU, Gus Kikin Diharapkan Dorong Kemandirian Ekonomi Umat Berbasis Maritim

Kamis, 5 Maret 2026 - 10:51 WITA

Siap Layani Masyarakat, PELNI Kerahkan 55 Kapal dan 751 Ribu Tiket untuk Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 1 Maret 2026 - 08:19 WITA

Sengketa Tanah Keranga Labuan Bajo Inkracht, Santosa Kadiman dkk Dilaporkan ke Bareskrim atas Dugaan Pemalsuan Surat

Sabtu, 21 Februari 2026 - 12:58 WITA

Vape Mengandung Narkoba Marak, Capt. Hakeng: Pelaut Bisa Jadi Korban Tak Sadar dan Terancam Pidana serta Karir Kandas

Selasa, 17 Februari 2026 - 08:37 WITA

UGM Beri Perlindungan Ketua BEM Tiyo Ardianto Usai Teror WhatsApp dan Dugaan Penguntitan

Berita Terbaru