Proyek SPAM Rp 900 Juta di Ndorurea 1 Tak Mengalir, PMKRI Tuntut Kejari Ende Usut Tuntas

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 17 Maret 2025 - 19:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Arkadeus Aku Suka Editor : Redaksi Dibaca 2,503 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PMKRI Cabang Ende Gelar aksi di depan Kejari Ende (Foto ; I. Liike)

PMKRI Cabang Ende Gelar aksi di depan Kejari Ende (Foto ; I. Liike)

Dugaan adanya penyimpangan dalam proyek SPAM ini bukan tanpa alasan. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, proyek ini dikerjakan dengan kontrak tahun anggaran 2023, namun hingga kini tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya. Warga sekitar mengeluhkan bahwa pipa-pipa telah terpasang, namun air tidak pernah mengalir.

Seorang warga Desa Ndorurea 1, yang enggan disebut namanya, mengaku kecewa karena proyek yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih justru menjadi beban tanpa manfaat.

Baca Juga :  WEB Sosialisasi Bahaya Hoaks ke Pelajar Ende, Kepsek SMKN 2 ; Kegiatan Positif

“Mereka datang pasang pipa, kasih janji nanti air jalan. Sampai sekarang, tidak ada air. Padahal, anggaran besar, tapi tidak ada hasil,” ungkapnya dengan nada kesal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sumber lain menyebutkan bahwa proyek ini tidak melalui perencanaan yang matang, termasuk studi kelayakan dan analisis sumber air.

Baca Juga :  Lima Tokoh Agama di Ende Dukung Penuh Doa Kebangsaan Jelang Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2025

Hal ini menimbulkan kecurigaan bahwa proyek ini hanya dijadikan bancakan untuk kepentingan kelompok tertentu, tanpa mempertimbangkan dampaknya bagi masyarakat.

Dalam aksi tersebut, PMKRI tidak hanya menyoroti kasus SPAM, tetapi juga mendesak pengusutan kasus-kasus dugaan korupsi lainnya yang terjadi di Kabupaten Ende. Beberapa kasus yang turut disorot antara lain:

Berita Terkait

BEM dan BLM Uniflor Ende Salurkan Bantuan Sembako untuk Lansia Korban Gempa di Mukusaki
Garda Pemuda Gibran Ende Sebut Pemimpin Kerja Nyata Jadi Kebutuhan Indonesia Saat Ini
Pengadaan 700 Sapi Dipangkas Jadi 150 Ekor, PRIMA Flores Timur Ingatkan Risiko Hukum
Kementerian Kelautan dan Perikanan Survei Lokasi Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Waka, Ende
Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku Penembakan 3 ASN di Jayawijaya, 50 Personel Dikerahkan untuk Pengejaran
Dana Gempa Flores Rp 200 Miliar Sudah Cair, Warga Pengungsian Masih Keluhkan Minimnya Bantuan Logistik
Krisis Air Minum Ancam Sejumlah Wilayah di Sikka, DPRD Desak Bupati Segera Ambil Langkah Cepat
Polres Ende Dirikan Tenda Darurat di SDK Pu’ubheto, Pastikan Siswa Tetap Belajar Pascagempa
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 18:08 WITA

Melihat IKN dari Dekat: Dari Gagasan Besar Jokowi hingga Kota Masa Depan yang Mulai Terwujud

Kamis, 17 September 2026 - 13:27 WITA

Posko Peduli Gempa Flores Malang Raya Salurkan Bantuan Sembako Kloter II untuk Mahasiswa Terdampak Gempa

Jumat, 11 September 2026 - 08:40 WITA

KRQA-SQC Gelar Audit ISO, ISM Code dan MLC 2006 di PT Trans Yeong Maritime

Kamis, 10 September 2026 - 23:25 WITA

Siklus Kekerasan di Papua Terus Berulang, Efektifkah Strategi Keamanan Pemerintah Prabowo

Kamis, 10 September 2026 - 14:43 WITA

Tiga ASN dan CPNS Tewas Ditembak Saat Salurkan Bantuan di Jayawijaya, Dua Korban Berasal dari NTT

Selasa, 8 September 2026 - 19:16 WITA

Terpilih Jadi Ketum PBNU, Gus Kikin Diharapkan Dorong Kemandirian Ekonomi Umat Berbasis Maritim

Kamis, 5 Maret 2026 - 10:51 WITA

Siap Layani Masyarakat, PELNI Kerahkan 55 Kapal dan 751 Ribu Tiket untuk Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 1 Maret 2026 - 08:19 WITA

Sengketa Tanah Keranga Labuan Bajo Inkracht, Santosa Kadiman dkk Dilaporkan ke Bareskrim atas Dugaan Pemalsuan Surat

Berita Terbaru