Salah seorang warga Dobo, Sergius Moa, mengatakan gempa juga berdampak pada fasilitas penampungan air milik masyarakat.
Menurut Sergius, sejumlah bak penampungan air mengalami kerusakan bahkan pecah akibat kuatnya guncangan.
“Bak air ada yang pecah akibat gempa. Sampai sekarang kami masih kesulitan mendapatkan air,” kata Sergius.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Persoalan air bersih menjadi semakin berat karena Dusun Dobo tidak memiliki sumber mata air. Selama ini warga mengandalkan air hujan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Jika persediaan air hujan tidak mencukupi, warga harus membeli air yang didatangkan menggunakan tangki.
“Di sini tidak ada mata air. Kami hanya mengandalkan air hujan dan kalau tidak ada, kami beli dari tangki,” ujarnya.
Rusaknya bak penampungan membuat warga kehilangan tempat untuk menyimpan air ketika pasokan tersedia. Mereka pun harus mencari cara lain agar kebutuhan air untuk minum, memasak, mandi, dan keperluan rumah tangga tetap terpenuhi.
Warga Masih Takut Kembali Masuk Rumah
Selain menghadapi persoalan air bersih, warga Dobo juga masih diliputi rasa takut untuk kembali ke dalam rumah.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe




