Ketiadaan Dokter Anestesi di RSUD TC Hillers Jadi Sorotan Publik

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 1 November 2025 - 08:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Niko Sanggu Editor : Redaksi Dibaca 243 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Michael Mo’a Popi, orator Front Masyarakat Sikka Menggugat sedang berdiri diatas mobil Komando dan berorasi

Michael Mo’a Popi, orator Front Masyarakat Sikka Menggugat sedang berdiri diatas mobil Komando dan berorasi

MAUMERE – Suara rakyat Sikka kembali menggema di depan Kantor Bupati Sikka.

Di bawah terik matahari, Michael Mo’a Popi, orator Front Masyarakat Sikka Menggugat, berdiri tegak di atas mobil komando.

Ia menyuarakan keresahan warga atas krisis layanan kesehatan di RSUD TC Hillers Maumere akibat ketiadaan dokter anestesi yang telah menyebabkan korban jiwa.

Dalam orasinya, Mo’a Popi menegaskan bahwa pemerintah daerah gagal memenuhi hak konstitusional warga atas pelayanan kesehatan yang layak sebagaimana diatur dalam Pasal 28H ayat (1) UUD 1945 dan UU No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.

“Ketika satu nyawa melayang hanya karena tidak ada dokter anestesi, itu bukan sekadar kelalaian teknis — itu bentuk kegagalan moral dan hukum pemerintah,” tegas Mo’a Popi.

Baca Juga :  Letkol Inf Dwi Harry Wibowo Resmi Pimpin Kodim 1602/Ende, Disambut Adat di Kota Pancasila

Ketiadaan dokter anestesi bukan hanya masalah administratif, tapi telah menciptakan situasi darurat medis.

Warga miskin yang tidak mampu berobat ke luar daerah kini berada di ujung tanduk.

Rumah sakit terbesar di Kabupaten Sikka ini praktis lumpuh untuk tindakan operasi besar.

Berita Terkait

IGI Flores Timur Kecam Kekerasan Orang Tua Siswa terhadap Guru di SDN Kampung Baru Larantuka
Putusan MA Menang, Tapi Administrasi Tersendat: Dugaan Oknum BPN Persulit Pengurusan Tanah Mencuat
Bentrok Warga di Adonara Flores Timur: 10 Rumah di Desa Bele Dibakar Akibat Sengketa Tanah
Peringatan Gelombang Tinggi di Perairan Flores 4–10 Maret 2026, Pelaut Diminta Waspada
Pemprov NTT Bahas Dampak Batas 30 Persen Belanja Pegawai, Pengurangan P3K Jadi Opsi Terakhir
Ahli Waris Ibrahim Hanta Siap Aksi Besar di BPN Manggarai Barat, Diduga Abakan Putusan Mahkamah Agung
Ritual Adat Bersih Kampung di Amagarapati, Pemda dan Aparat Ajak Warga Flores Timur Jaga Perdamaian
Pendaftaran Ketua DPW Vox Point Sikka Ditutup, Empat Kandidat Siap Bertarung di Konferwil 2025–2029
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 06:53 WITA

IGI Flores Timur Kecam Kekerasan Orang Tua Siswa terhadap Guru di SDN Kampung Baru Larantuka

Selasa, 10 Maret 2026 - 14:16 WITA

Putusan MA Menang, Tapi Administrasi Tersendat: Dugaan Oknum BPN Persulit Pengurusan Tanah Mencuat

Jumat, 6 Maret 2026 - 18:48 WITA

Bentrok Warga di Adonara Flores Timur: 10 Rumah di Desa Bele Dibakar Akibat Sengketa Tanah

Rabu, 4 Maret 2026 - 15:16 WITA

Pemprov NTT Bahas Dampak Batas 30 Persen Belanja Pegawai, Pengurangan P3K Jadi Opsi Terakhir

Rabu, 4 Maret 2026 - 13:14 WITA

Ahli Waris Ibrahim Hanta Siap Aksi Besar di BPN Manggarai Barat, Diduga Abakan Putusan Mahkamah Agung

Kamis, 26 Februari 2026 - 17:56 WITA

Ritual Adat Bersih Kampung di Amagarapati, Pemda dan Aparat Ajak Warga Flores Timur Jaga Perdamaian

Kamis, 26 Februari 2026 - 17:07 WITA

Pendaftaran Ketua DPW Vox Point Sikka Ditutup, Empat Kandidat Siap Bertarung di Konferwil 2025–2029

Rabu, 25 Februari 2026 - 10:56 WITA

Rekam Jejak Sengketa Tanah dan Laporan Hukum Pater Marsel Ogot Kembali Jadi Sorotan Publik Labuan Bajo

Berita Terbaru