Sidang Pastoral Keuskupan Labuan Bajo: Langkah Awal Tata Kelola Partisipatif

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 15 Januari 2025 - 10:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Selvianus Hadun Editor : Redaksi Dibaca 787 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sidang Pastoral Post Natal Keuskupan Labuan Bajo/Sumber Foto ; Selvianus Hadun

Sidang Pastoral Post Natal Keuskupan Labuan Bajo/Sumber Foto ; Selvianus Hadun

Rekomendasi dan Launching Tahun Pastoral 2025

Sidang pastoral ini dalam jadwalnya akan diakhiri dengan perumusan rekomendasi untuk pengembangan program pastoral ke depan.

Pada rundown kegiatan terjadwal bahwa Acara akan ditutup dengan Misa Penutupan yang juga menandai Launching Tahun Pastoral 2025 dan Pembukaan Tahun Yubileum 2025 di Gereja Paroki Katedral Roh Kudus Labuan Bajo.

“Dengan semangat sinodalitas, mari kita wujudkan Gereja yang berjalan bersama, membangun Tubuh Mistik Kristus demi keselamatan dunia,” pesan Bapak Uskup.

Kesimpulan

Sidang Pastoral Post-Natal Keuskupan Labuan Bajo tidak hanya menjadi momen refleksi dan evaluasi, tetapi juga langkah konkret dalam membangun tata kelola partisipatif yang mendukung visi Gereja sebagai agen transformasi sosial dan spiritual.

Baca Juga :  Dukung Pariwisata, Pemkab Ende Luncurkan Gerakan Wisata Bersih

Dengan penerapan program-program baru yang berfokus pada persekutuan, partisipasi, dan perutusan, diharapkan Gereja dapat lebih efektif dalam menjalankan misinya di tengah masyarakat.

Berita Terkait

Mengenang Gonzalo Gratianus Muga Sada, Sahabat Seperjuangan dan Saudara dalam Pengabdian
Pengurus Kwarran Pramuka Ile Boleng 2026-2029 Dilantik, Wabup Flotim Tekankan Pengabdian
Parlan Lamakraja Adukan Polemik Facebook ke Polres Flotim, Serahkan Bukti Elektronik
BEM dan BLM Uniflor Ende Salurkan Bantuan Sembako untuk Lansia Korban Gempa di Mukusaki
Garda Pemuda Gibran Ende Sebut Pemimpin Kerja Nyata Jadi Kebutuhan Indonesia Saat Ini
Pengadaan 700 Sapi Dipangkas Jadi 150 Ekor, PRIMA Flores Timur Ingatkan Risiko Hukum
Kementerian Kelautan dan Perikanan Survei Lokasi Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Waka, Ende
Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku Penembakan 3 ASN di Jayawijaya, 50 Personel Dikerahkan untuk Pengejaran
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:13 WITA

Mengenang Gonzalo Gratianus Muga Sada, Sahabat Seperjuangan dan Saudara dalam Pengabdian

Kamis, 24 September 2026 - 17:51 WITA

Pengurus Kwarran Pramuka Ile Boleng 2026-2029 Dilantik, Wabup Flotim Tekankan Pengabdian

Rabu, 16 September 2026 - 22:58 WITA

BEM dan BLM Uniflor Ende Salurkan Bantuan Sembako untuk Lansia Korban Gempa di Mukusaki

Rabu, 16 September 2026 - 08:53 WITA

Garda Pemuda Gibran Ende Sebut Pemimpin Kerja Nyata Jadi Kebutuhan Indonesia Saat Ini

Rabu, 16 September 2026 - 07:33 WITA

Pengadaan 700 Sapi Dipangkas Jadi 150 Ekor, PRIMA Flores Timur Ingatkan Risiko Hukum

Sabtu, 12 September 2026 - 19:09 WITA

Kementerian Kelautan dan Perikanan Survei Lokasi Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Waka, Ende

Kamis, 10 September 2026 - 23:37 WITA

Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku Penembakan 3 ASN di Jayawijaya, 50 Personel Dikerahkan untuk Pengejaran

Kamis, 10 September 2026 - 16:09 WITA

Dana Gempa Flores Rp 200 Miliar Sudah Cair, Warga Pengungsian Masih Keluhkan Minimnya Bantuan Logistik

Berita Terbaru