Tragedi Ojol Dilindas Brimob di Jakarta, PMKRI Ende Kritik Keras Polri, Tuntut Evaluasi Nasional

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 29 Agustus 2025 - 12:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Arkadeus Aku Suka Editor : Redaksi Dibaca 1,253 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua PMKRI Ende Marcelino Erlan Le'u

Ketua PMKRI Ende Marcelino Erlan Le'u

Oknum pelaku harus dihukum tegas, dan keluarga korban dijamin santunan hidup layak.

Diperlukan evaluasi total tubuh Polri agar benar-benar kembali pada fungsi melindungi rakyat.

Tragedi Pejompongan bukan insiden terisolasi. Laporan tahunan lembaga hak asasi manusia menempatkan Polri sebagai institusi dengan aduan kekerasan terbanyak.

Dari penggunaan peluru karet berlebihan hingga tindak represif seperti ini, publik kian meragukan komitmen reformasi Polri.

Para pakar hukum menilai, tanpa evaluasi menyeluruh, kasus-kasus serupa akan terus berulang.

“Ini bukan sekadar soal oknum, tapi soal sistem yang membiarkan impunitas,” kata salah satu pengamat kepolisian.

Gelombang protes kini bermunculan di berbagai kota. Aktivis HAM, organisasi masyarakat sipil, hingga komunitas ojek online mendesak transparansi investigasi dan sanksi tegas pada pelaku.

Baca Juga :  Panitia Konferensi Wilayah DPW Vox Point Indonesia Kabupaten Sikka Resmi Terbentuk.

Tragedi ini, selain merenggut nyawa, juga meruntuhkan kepercayaan masyarakat terhadap aparat yang seharusnya menjadi pelindung.

Berita Terkait

Parlan Lamakraja Adukan Polemik Facebook ke Polres Flotim, Serahkan Bukti Elektronik
BEM dan BLM Uniflor Ende Salurkan Bantuan Sembako untuk Lansia Korban Gempa di Mukusaki
Garda Pemuda Gibran Ende Sebut Pemimpin Kerja Nyata Jadi Kebutuhan Indonesia Saat Ini
Pengadaan 700 Sapi Dipangkas Jadi 150 Ekor, PRIMA Flores Timur Ingatkan Risiko Hukum
Kementerian Kelautan dan Perikanan Survei Lokasi Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Waka, Ende
Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku Penembakan 3 ASN di Jayawijaya, 50 Personel Dikerahkan untuk Pengejaran
Dana Gempa Flores Rp 200 Miliar Sudah Cair, Warga Pengungsian Masih Keluhkan Minimnya Bantuan Logistik
Krisis Air Minum Ancam Sejumlah Wilayah di Sikka, DPRD Desak Bupati Segera Ambil Langkah Cepat
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 18:19 WITA

Parlan Lamakraja Adukan Polemik Facebook ke Polres Flotim, Serahkan Bukti Elektronik

Rabu, 16 September 2026 - 22:58 WITA

BEM dan BLM Uniflor Ende Salurkan Bantuan Sembako untuk Lansia Korban Gempa di Mukusaki

Rabu, 16 September 2026 - 08:53 WITA

Garda Pemuda Gibran Ende Sebut Pemimpin Kerja Nyata Jadi Kebutuhan Indonesia Saat Ini

Sabtu, 12 September 2026 - 19:09 WITA

Kementerian Kelautan dan Perikanan Survei Lokasi Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Waka, Ende

Kamis, 10 September 2026 - 23:37 WITA

Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku Penembakan 3 ASN di Jayawijaya, 50 Personel Dikerahkan untuk Pengejaran

Kamis, 10 September 2026 - 16:09 WITA

Dana Gempa Flores Rp 200 Miliar Sudah Cair, Warga Pengungsian Masih Keluhkan Minimnya Bantuan Logistik

Kamis, 10 September 2026 - 12:00 WITA

Krisis Air Minum Ancam Sejumlah Wilayah di Sikka, DPRD Desak Bupati Segera Ambil Langkah Cepat

Senin, 7 September 2026 - 19:09 WITA

Polres Ende Dirikan Tenda Darurat di SDK Pu’ubheto, Pastikan Siswa Tetap Belajar Pascagempa

Berita Terbaru