Tragedi Ojol Dilindas Brimob di Jakarta, PMKRI Ende Kritik Keras Polri, Tuntut Evaluasi Nasional

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 29 Agustus 2025 - 12:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Arkadeus Aku Suka Editor : Redaksi Dibaca 1,251 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua PMKRI Ende Marcelino Erlan Le'u

Ketua PMKRI Ende Marcelino Erlan Le'u

JAKARTA, – Kembali diguncang peristiwa tragis. Seorang pengemudi ojek online, Affan Kurniawan, tewas mengenaskan setelah diduga dilindas brutal oleh oknum anggota Brimob di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025). Rekannya, Moh. Umar Amirudin, juga mengalami luka parah.

Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) cabang Ende Santo Yohanes Don Bosco mengecam keras aksi represif ini.

Baca Juga :  Satres Narkoba Polres Ende, Berhasil Ringkus Pengguna Dan Pengedar Narkoba Jenis Ganja

Ketua PMKRI Ende, Marselinus Erlan Le’u, menyebut tindakan tersebut bukan hanya melanggar prosedur, tetapi juga mencerminkan wajah gelap institusi Polri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami turut berbelasungkawa atas korban. Apa yang dilakukan oknum Brimob ini adalah bentuk premanisme yang tidak manusiawi,” ujar Marselinus.

Baca Juga :  Tiga Sekolah di Ngalupolo Rayakan Hari Guru, Bahas Pendidikan Karakter dan Edaran Bupati

Menurut PMKRI, tragedi ini mengungkap masalah lebih dalam, buruknya kinerja Polri dalam menjamin kebebasan berpendapat yang dijamin Pasal 28E UUD 1945 dan UU No. 9 Tahun 1998.

Polri gagal menjalankan amanat konstitusi dalam mengawal kebebasan berpendapat.

Kegagalan institusi berakar dari lemahnya kepemimpinan Kapolri.

Berita Terkait

BEM dan BLM Uniflor Ende Salurkan Bantuan Sembako untuk Lansia Korban Gempa di Mukusaki
Garda Pemuda Gibran Ende Sebut Pemimpin Kerja Nyata Jadi Kebutuhan Indonesia Saat Ini
Pengadaan 700 Sapi Dipangkas Jadi 150 Ekor, PRIMA Flores Timur Ingatkan Risiko Hukum
Kementerian Kelautan dan Perikanan Survei Lokasi Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Waka, Ende
Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku Penembakan 3 ASN di Jayawijaya, 50 Personel Dikerahkan untuk Pengejaran
Dana Gempa Flores Rp 200 Miliar Sudah Cair, Warga Pengungsian Masih Keluhkan Minimnya Bantuan Logistik
Krisis Air Minum Ancam Sejumlah Wilayah di Sikka, DPRD Desak Bupati Segera Ambil Langkah Cepat
Polres Ende Dirikan Tenda Darurat di SDK Pu’ubheto, Pastikan Siswa Tetap Belajar Pascagempa
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 18:08 WITA

Melihat IKN dari Dekat: Dari Gagasan Besar Jokowi hingga Kota Masa Depan yang Mulai Terwujud

Kamis, 17 September 2026 - 13:27 WITA

Posko Peduli Gempa Flores Malang Raya Salurkan Bantuan Sembako Kloter II untuk Mahasiswa Terdampak Gempa

Jumat, 11 September 2026 - 08:40 WITA

KRQA-SQC Gelar Audit ISO, ISM Code dan MLC 2006 di PT Trans Yeong Maritime

Kamis, 10 September 2026 - 23:25 WITA

Siklus Kekerasan di Papua Terus Berulang, Efektifkah Strategi Keamanan Pemerintah Prabowo

Kamis, 10 September 2026 - 14:43 WITA

Tiga ASN dan CPNS Tewas Ditembak Saat Salurkan Bantuan di Jayawijaya, Dua Korban Berasal dari NTT

Selasa, 8 September 2026 - 19:16 WITA

Terpilih Jadi Ketum PBNU, Gus Kikin Diharapkan Dorong Kemandirian Ekonomi Umat Berbasis Maritim

Kamis, 5 Maret 2026 - 10:51 WITA

Siap Layani Masyarakat, PELNI Kerahkan 55 Kapal dan 751 Ribu Tiket untuk Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 1 Maret 2026 - 08:19 WITA

Sengketa Tanah Keranga Labuan Bajo Inkracht, Santosa Kadiman dkk Dilaporkan ke Bareskrim atas Dugaan Pemalsuan Surat

Berita Terbaru