Warga Keluhkan Hewan Ternak Liar dan Sulitnya Pupuk di Kegiatan Jumat Curhat Polres Manggarai Barat

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 1 Februari 2025 - 09:29 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Arkadeus Aku Suka Editor : Redaksi Dibaca 279 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan Jumat Curhat Polres Manggarai Barat

Kegiatan Jumat Curhat Polres Manggarai Barat

LIPUTANFLORES.COM|MABAR, – Sejumlah permasalahan menjadi sorotan dalam kegiatan Jumat Curhat yang digelar Polres Manggarai Barat di Kelurahan Wae Kelambu dan Desa Golo Bilas, Kecamatan Komodo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat 31 Januari 2025

Kegiatan ini bertujuan untuk menampung aspirasi masyarakat dan mencari solusi atas permasalahan yang mereka hadapi.

Dalam sesi dialog di Kelurahan Wae Kelambu, warga mengeluhkan hewan ternak yang sering dilepas liar oleh pemiliknya, seperti sapi dan kambing.

Alfons Dabut, salah satu warga, menyampaikan keresahannya terkait hewan-hewan tersebut yang merusak lahan pertanian dan pekarangan rumah.

“Kami meminta pihak kepolisian untuk membantu menertibkan hewan ternak ini atau mengimbau pemiliknya agar mengandangkannya. Keberadaan ternak yang berkeliaran bebas sangat mengganggu,” ujar Alfons.

Baca Juga :  Korban Kebakaran di Golo Bilas Mabar NTT, Dapat Santunan Dari Polres Mabar

Sementara itu, di Desa Golo Bilas, warga mengungkapkan kesulitan dalam mendapatkan pupuk untuk lahan pertanian mereka.

Ibu Nasrah, salah satu warga setempat, menyebutkan bahwa meskipun mereka sering didata dan diberikan bibit oleh pemerintah, pupuk justru sulit diperoleh.

Berita Terkait

Gempa Dangkal Guncang Flores Timur, Puluhan Rumah di Adonara Timur Rusak
Prosesi Bahari Tuan Meninu di Larantuka, Tradisi Sakral Jumat Agung yang Mendunia
Remaja Masjid di Larantuka Dirikan Posko Gratis untuk Peziarah Semana Santa, Wujud Toleransi Nyata
Wabup Flores Timur Buka Festival Pune Lewo di Ile Boleng, Dorong Pariwisata dan UMKM
Uskup Larantuka Angkat 3 Deken Wilayah 2026–2031, Perkuat Pelayanan Pastoral
Polemik Putusan PN Labuan Bajo: Dugaan Tanah Negara Disahkan Jadi Milik Pribadi di Golo Karangan
Pius Payong, Seniman Adonara yang Sulap Limbah Jadi Karya dan Dirikan Taman Baca Gratis
Majelis Hakim PN Labuan Bajo Disorot, Tanah Negara di Keranga Diduga Berubah Jadi Milik Perorangan
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 13:11 WITA

Menanti Kebangkitan Sepak Bola NTT Lewat Piala Gubernur Liga 4 ETMC 2026 di Flores Timur

Rabu, 1 April 2026 - 07:59 WITA

Menakar Nalar Lonn Segi ; Antara Kritik Intelektual dan Drama Privasi

Rabu, 11 Maret 2026 - 19:02 WITA

Ketika Dapur Kupang Tercekik Gas, Alarm Keras Kemandirian Energi NTT

Minggu, 8 Februari 2026 - 18:52 WITA

Pena pisau bedah ; “Kebusukan Para penguasa”

Sabtu, 7 Februari 2026 - 18:59 WITA

Tragedi Pendidikan di Ngada dan Tanggung Jawab Negara terhadap Anak Miskin

Selasa, 23 Desember 2025 - 21:22 WITA

Natal, Nurani Sosial, dan Tanggung Jawab Kemanusiaan Menyongsong 2026

Selasa, 21 Oktober 2025 - 08:06 WITA

Ketika Ibu Melahirkan Tanpa Dokter Anestesi, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Jumat, 17 Oktober 2025 - 12:52 WITA

Menimbang Ulang Ambisi Bapak Presiden Prabowo Terbitkan Perpres tentang Olah Sampah Jadi Energi

Berita Terbaru