Menurut dia, langkah tersebut menjadi contoh positif bahwa keamanan dapat dibangun melalui kesadaran kolektif masyarakat, bukan hanya lewat pendekatan penegakan hukum.
“Ini merupakan contoh yang sangat baik tentang bagaimana keamanan dan kedamaian dapat dibangun melalui kesadaran, kepercayaan, dan kebersamaan,” kata Adhitya.
Kapolres juga mengimbau masyarakat di wilayah lain yang masih menyimpan senjata api rakitan maupun senjata berbahaya lainnya agar menyerahkannya secara sukarela kepada aparat keamanan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut dia, keberadaan senjata ilegal di tengah masyarakat sangat berpotensi memicu konflik baru dan mengancam keselamatan warga.
“Kami mengimbau kepada masyarakat yang hingga saat ini masih menyimpan atau menguasai senjata api rakitan maupun senjata berbahaya lainnya agar dengan kesadaran sendiri menyerahkan secara sukarela kepada pihak kepolisian demi keamanan bersama,” ujarnya.
Di sisi lain, pengamat sosial di Flores Timur menilai penyerahan senjata tersebut tidak hanya memiliki makna hukum, tetapi juga menjadi simbol rekonsiliasi sosial di tengah masyarakat Adonara Timur yang dikenal memiliki ikatan adat dan persaudaraan yang kuat.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya



Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe




