Langkah masyarakat Narasaosina itu dinilai menjadi sinyal kuat bahwa warga memilih jalur damai dan mengedepankan penyelesaian persoalan melalui pendekatan persaudaraan serta hukum.
Di tengah situasi sosial yang sebelumnya sempat memanas di wilayah Adonara Timur, penyerahan senjata secara sukarela tersebut menjadi momentum penting dalam membangun kembali rasa aman di tengah masyarakat.
Kepala Desa Narasaosina, Januarius Tolan, mengatakan penyerahan senjata merupakan bentuk komitmen bersama untuk menjaga kampung tetap aman dan menghindari konflik berkepanjangan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut dia, tokoh adat, pemerintah desa, dan masyarakat memiliki tanggung jawab bersama agar generasi muda tidak lagi terjebak dalam kekerasan maupun budaya saling menyerang.
“Yang kami inginkan adalah situasi damai. Persaudaraan harus dijaga. Karena itu masyarakat dengan kesadaran sendiri menyerahkan senjata-senjata ini kepada pihak kepolisian,” ujar Januarius.
Sementara itu, Kapolres Flores Timur AKBP Adhitya Octorio Putra mengapresiasi kesadaran hukum yang ditunjukkan masyarakat Desa Narasaosina.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya



Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe




