Penggelapan Aset Pemda Ende, Bupati Yosef Badeoda Siap Bertindak Tegas

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 11 Maret 2025 - 12:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Arkadeus Aku Suka Editor : Redaksi Dibaca 3,762 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aset Pemda Ende... depan Katedral Ende

Aset Pemda Ende... depan Katedral Ende

LIPUTANFLORES.COM|ENDE, – Bupati Ende, Yosef Benediktus Badeoda, S.H., M.H., bersama Wakil Bupati Dr. drg. Dominikus Minggu Mere, M.Kes., menegaskan komitmen mereka untuk menertibkan aset tanah milik Pemerintah Daerah (Pemda) Ende yang tersebar di berbagai kecamatan.

Dalam pidato perdananya di Gedung DPRD Ende, Yosef Badeoda memastikan bahwa dalam 100 hari pertama kepemimpinannya, langkah tegas akan diambil untuk menelusuri serta mengamankan aset-aset tersebut dari kemungkinan penyalahgunaan.

Baca Juga :  Pemda Ende Didesak Pasang Portal Penutupan Jalan Sokoria - Saga, Armin : "SGI Diduga Abaikan MOU dan Kangkangi Regulasi"

Namun, di balik rencana penertiban ini, investigasi yang dilakukan tim media ini mengungkap adanya dugaan penggelapan aset tanah Pemda yang telah berpindah tangan secara ilegal kepada pihak ketiga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu aset yang menjadi sorotan adalah sebidang tanah yang berlokasi di Jl. Soekarno, Kelurahan Kota Raja, Kecamatan Ende Utara, dengan Nomor Inventaris: 3/15-05/ST/11, berkoordinat 50L0351023UTM9022021, serta memiliki luas 916,6 m².

Baca Juga :  Teka-Teki Dana Pokir DPRD Ende 25 Miliar atau 34 Miliar ?

Informasi yang dihimpun menunjukkan bahwa tanah tersebut diduga telah dijual kepada pihak ketiga dengan nilai transaksi mencapai miliaran rupiah.

Berita Terkait

Parlan Lamakraja Adukan Polemik Facebook ke Polres Flotim, Serahkan Bukti Elektronik
BEM dan BLM Uniflor Ende Salurkan Bantuan Sembako untuk Lansia Korban Gempa di Mukusaki
Garda Pemuda Gibran Ende Sebut Pemimpin Kerja Nyata Jadi Kebutuhan Indonesia Saat Ini
Pengadaan 700 Sapi Dipangkas Jadi 150 Ekor, PRIMA Flores Timur Ingatkan Risiko Hukum
Kementerian Kelautan dan Perikanan Survei Lokasi Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Waka, Ende
Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku Penembakan 3 ASN di Jayawijaya, 50 Personel Dikerahkan untuk Pengejaran
Dana Gempa Flores Rp 200 Miliar Sudah Cair, Warga Pengungsian Masih Keluhkan Minimnya Bantuan Logistik
Krisis Air Minum Ancam Sejumlah Wilayah di Sikka, DPRD Desak Bupati Segera Ambil Langkah Cepat
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 18:19 WITA

Parlan Lamakraja Adukan Polemik Facebook ke Polres Flotim, Serahkan Bukti Elektronik

Rabu, 16 September 2026 - 22:58 WITA

BEM dan BLM Uniflor Ende Salurkan Bantuan Sembako untuk Lansia Korban Gempa di Mukusaki

Rabu, 16 September 2026 - 08:53 WITA

Garda Pemuda Gibran Ende Sebut Pemimpin Kerja Nyata Jadi Kebutuhan Indonesia Saat Ini

Sabtu, 12 September 2026 - 19:09 WITA

Kementerian Kelautan dan Perikanan Survei Lokasi Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Waka, Ende

Kamis, 10 September 2026 - 23:37 WITA

Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku Penembakan 3 ASN di Jayawijaya, 50 Personel Dikerahkan untuk Pengejaran

Kamis, 10 September 2026 - 16:09 WITA

Dana Gempa Flores Rp 200 Miliar Sudah Cair, Warga Pengungsian Masih Keluhkan Minimnya Bantuan Logistik

Kamis, 10 September 2026 - 12:00 WITA

Krisis Air Minum Ancam Sejumlah Wilayah di Sikka, DPRD Desak Bupati Segera Ambil Langkah Cepat

Senin, 7 September 2026 - 19:09 WITA

Polres Ende Dirikan Tenda Darurat di SDK Pu’ubheto, Pastikan Siswa Tetap Belajar Pascagempa

Berita Terbaru