Prosesi Bahari Tuan Meninu di Larantuka, Tradisi Sakral Jumat Agung yang Mendunia

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 4 April 2026 - 07:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Frederick Kepitang Dokeng Editor : Redaksi Dibaca 143 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prosesi Bahari Tuan Meninu di Larantuka/Ket Foto ; F. Dokeng

Prosesi Bahari Tuan Meninu di Larantuka/Ket Foto ; F. Dokeng

FLOTIM, – Ribuan umat Katolik dari berbagai daerah di Nusa Tenggara Timur hingga mancanegara memadati Kota Larantuka pada peringatan Jumat Agung, 3 April 2026. Mereka datang untuk mengikuti rangkaian tradisi Semana Santa yang telah berlangsung selama ratusan tahun.

Kota yang dikenal sebagai Kota Reinha Rosari ini menjadi pusat ziarah rohani penting, terutama saat puncak perayaan Tri Hari Suci. Suasana religius terasa kuat sejak awal rangkaian hingga mencapai puncaknya pada Jumat Agung.

Baca Juga :  Warga Birijo Resah, Akses Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki

Prosesi Bahari Jadi Pembuka Rangkaian

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu prosesi utama yang paling dinantikan adalah Prosesi Bahari atau prosesi laut pengantaran Patung Tuan Meninu. Ritual ini menjadi pembuka rangkaian perayaan Jumat Agung sebelum dilanjutkan dengan prosesi darat pada malam hari.

Baca Juga :  Rokok Ilegal Marak di Ende, Mahmud Djegha Minta Pemerintah Segera Tertibkan

Prosesi dilakukan dengan mengarungi Selat Gonsalu sejauh kurang lebih lima kilometer, dari Kapela Tuan Meninu di Kampung Rewido menuju Pantai Kuce di pusat kota.

Dalam suasana khusyuk, patung Yesus dibawa menggunakan perahu tradisional. Meski sempat diguyur hujan, umat tetap mengikuti prosesi dengan penuh devosi, melantunkan doa dan nyanyian sepanjang perjalanan.

Baca Juga :  Natal FP NTT di Malang Jadi Momentum Konsolidasi Diaspora Pemuda NTT se-Indonesia

Berita Terkait

Gempa Dangkal Guncang Flores Timur, Puluhan Rumah di Adonara Timur Rusak
Remaja Masjid di Larantuka Dirikan Posko Gratis untuk Peziarah Semana Santa, Wujud Toleransi Nyata
Wabup Flores Timur Buka Festival Pune Lewo di Ile Boleng, Dorong Pariwisata dan UMKM
Uskup Larantuka Angkat 3 Deken Wilayah 2026–2031, Perkuat Pelayanan Pastoral
Polemik Putusan PN Labuan Bajo: Dugaan Tanah Negara Disahkan Jadi Milik Pribadi di Golo Karangan
Pius Payong, Seniman Adonara yang Sulap Limbah Jadi Karya dan Dirikan Taman Baca Gratis
Majelis Hakim PN Labuan Bajo Disorot, Tanah Negara di Keranga Diduga Berubah Jadi Milik Perorangan
Puluhan Desa di Ende Terisolir Akibat Longsor di Ruas Jalan Nangaba–Maukaro, Djolan Rinda Desak Pemkab Segera Bertindak
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 13:11 WITA

Menanti Kebangkitan Sepak Bola NTT Lewat Piala Gubernur Liga 4 ETMC 2026 di Flores Timur

Rabu, 1 April 2026 - 07:59 WITA

Menakar Nalar Lonn Segi ; Antara Kritik Intelektual dan Drama Privasi

Rabu, 11 Maret 2026 - 19:02 WITA

Ketika Dapur Kupang Tercekik Gas, Alarm Keras Kemandirian Energi NTT

Minggu, 8 Februari 2026 - 18:52 WITA

Pena pisau bedah ; “Kebusukan Para penguasa”

Sabtu, 7 Februari 2026 - 18:59 WITA

Tragedi Pendidikan di Ngada dan Tanggung Jawab Negara terhadap Anak Miskin

Selasa, 23 Desember 2025 - 21:22 WITA

Natal, Nurani Sosial, dan Tanggung Jawab Kemanusiaan Menyongsong 2026

Selasa, 21 Oktober 2025 - 08:06 WITA

Ketika Ibu Melahirkan Tanpa Dokter Anestesi, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Jumat, 17 Oktober 2025 - 12:52 WITA

Menimbang Ulang Ambisi Bapak Presiden Prabowo Terbitkan Perpres tentang Olah Sampah Jadi Energi

Berita Terbaru