Prosesi Bahari Tuan Meninu di Larantuka, Tradisi Sakral Jumat Agung yang Mendunia

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 4 April 2026 - 07:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Frederick Kepitang Dokeng Editor : Redaksi Dibaca 210 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prosesi Bahari Tuan Meninu di Larantuka/Ket Foto ; F. Dokeng

Prosesi Bahari Tuan Meninu di Larantuka/Ket Foto ; F. Dokeng

Ribuan Umat Ikut Mengiringi

Ribuan umat Katolik turut ambil bagian dalam prosesi laut ini dengan menggunakan perahu kecil hingga kapal yang mengiringi sampan utama. Arak-arakan ini menciptakan pemandangan religius yang unik dan sarat makna.

Prosesi tahun ini semakin istimewa dengan kehadiran nelayan dari Lamalera yang membawa peledang, perahu tradisional pemburu paus. Kehadiran mereka menjadi simbol persaudaraan antara masyarakat Larantuka dan Lembata.

Berok, Sampan Sakral Pengangkut Patung

Sampan utama dalam prosesi ini dikenal sebagai “berok”, berukuran sekitar 8 meter dengan lebar 80 sentimeter dan dicat hitam. Sampan tersebut didayung oleh lima orang nelayan yang memiliki nazar rohani atau promesa.

Para pendayung umumnya berasal dari keluarga yang telah turun-temurun terlibat dalam tradisi ini, sehingga memahami tata cara sakral prosesi secara mendalam.

Baca Juga :  Rumah Adat Poka di Longko, Simbol Perlawanan Budaya Manggarai dari Gempuran Modernisasi

Dilanjutkan Prosesi Darat hingga Malam Hari

Setelah prosesi laut selesai, rangkaian dilanjutkan dengan perarakan darat pengantaran Patung Tuan Ma (Bunda Maria) dan Patung Tuan Ana (Yesus) menuju Gereja Katedral Larantuka.

Berita Terkait

Sambut Libur Sekolah, PELNI Berikan Diskon Tarif Tiket Kapal Hingga 30 Persen
Pakar Hukum Undana : Jika Terbukti Korupsi, Pengelola Program MBG dari Pusat hingga Daerah Harus Diproses
Pemilik Lahan Tutup Akses Masuk GOR 99 Lembata, Tuntut Pemkab Segera Bayar Ganti Rugi
Viral Gubernur NTT Catat Keluhan Warga Lewat HP Saat Kunjungan Wapres, Tokoh Muda Minta Masyarakat Bijak Bermedsos
Warga Narasaosina Serahkan 57 Senjata Api Rakitan ke Polisi demi Perdamaian Adonara Timur
Warga Dusun Bele Adonara Timur Serahkan 52 Senjata Api Rakitan ke Polisi, Komitmen Jaga Perdamaian
Misa dan Dialog Bersama Uskup Agung Ende Mgr Paulus Budi Kleden Digelar di Malang
Warga Mengungsi Akibat Konflik Sosial, Dinsos Ende Serahkan Bantuan Kemanusiaan
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:37 WITA

Sambut Libur Sekolah, PELNI Berikan Diskon Tarif Tiket Kapal Hingga 30 Persen

Kamis, 4 Juni 2026 - 08:29 WITA

Pakar Hukum Undana : Jika Terbukti Korupsi, Pengelola Program MBG dari Pusat hingga Daerah Harus Diproses

Senin, 25 Mei 2026 - 17:23 WITA

Pemilik Lahan Tutup Akses Masuk GOR 99 Lembata, Tuntut Pemkab Segera Bayar Ganti Rugi

Senin, 25 Mei 2026 - 14:19 WITA

Viral Gubernur NTT Catat Keluhan Warga Lewat HP Saat Kunjungan Wapres, Tokoh Muda Minta Masyarakat Bijak Bermedsos

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:34 WITA

Warga Narasaosina Serahkan 57 Senjata Api Rakitan ke Polisi demi Perdamaian Adonara Timur

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:17 WITA

Misa dan Dialog Bersama Uskup Agung Ende Mgr Paulus Budi Kleden Digelar di Malang

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:45 WITA

Warga Mengungsi Akibat Konflik Sosial, Dinsos Ende Serahkan Bantuan Kemanusiaan

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:31 WITA

Wabup Flores Timur Pertemukan Dua Kades yang Berkonflik di Adonara Timur, Tegaskan Tak Ada Lagi Perang

Berita Terbaru