Front Mahasiswa Flores Desak Polres Sikka Tuntaskan Kasus Dugaan Persetubuhan Anak yang Mandek Sejak 2022

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Niko Sanggu Editor : Redaksi Dibaca 3 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Theodorus Nong Vigo, 
Ketua Front Mahasiswa Flores (FMF)/Ket Foto ; Niko Sanggu

Theodorus Nong Vigo, Ketua Front Mahasiswa Flores (FMF)/Ket Foto ; Niko Sanggu

SIKKA, – Front Mahasiswa Flores (FMF) mendesak Polres Sikka segera menuntaskan penanganan kasus dugaan persetubuhan terhadap seorang anak di bawah umur asal Kecamatan Doreng, Kabupaten Sikka, yang telah dilaporkan sejak 2022.

Organisasi mahasiswa tersebut menilai lambannya proses penyidikan telah menimbulkan ketidakpastian hukum bagi korban dan keluarganya.

Ketua Front Mahasiswa Flores, Theodorus Nong Vigo, mengatakan korban telah berulang kali memenuhi panggilan penyidik untuk memberikan keterangan, termasuk pemeriksaan tambahan.

Namun, hingga kini perkara tersebut dinilai belum menunjukkan perkembangan yang memberikan kepastian hukum.

“Korban telah berulang kali memenuhi panggilan penyidik dan memberikan keterangan, bahkan dimintai keterangan tambahan berkali-kali. Pertanyaannya, sampai kapan? Jangan sampai korban dipaksa terus mengulang cerita penderitaannya, sementara negara gagal menghadirkan kepastian hukum,” ujar Vigo dalam keterangannya.

Baca Juga :  PPMAN Duga Diskriminasi Polisi dalam Kasus Masyarakat Adat di Sikka

FMF menilai pemeriksaan tambahan memang dapat dilakukan dalam proses penyidikan apabila diperlukan. Namun, pemeriksaan yang berulang tanpa penjelasan yang memadai berpotensi memperpanjang beban psikologis korban dan keluarganya.

Berita Terkait

Turnamen Bola Voli Antar RT Desa Sobo Dibuka, Jadi Momentum Pererat Persaudaraan pada HUT Ke-81 RI
Keuskupan Agung Ende Canangkan Muspas IX 2027, Umat Diajak Berjalan Bersama dalam Semangat Sinodalitas
Polemik Empat Pemain Suratin 2026, Flores United Nilai Perse Ende Lemah Bangun Komunikasi
Ribuan Pelayat Antar Kepala Desa Mautenda Barat Robertus Y.M. Sega ke Peristirahatan Terakhir
Bentrokan Narasaosina-Waiburak di Flores Timur Kembali Pecah, 1 Warga Tewas dan 3 Terluka
Pejalan Kaki Tewas Ditabrak Avanza di Jalan Trans Maumere-Larantuka, Polisi Masih Selidiki Penyebab Kecelakaan
PMKRI Ende Tolak Rencana Pembangunan Indomaret di Nangaroro, Soroti Nasib UMKM dan Transparansi Kebijakan
Dua Imam Baru Disambut Adat Lamaholot dan Tarian Hedung, Resmi Bertugas di Paroki Santo Yoseph Tanah Boleng
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:51 WITA

Front Mahasiswa Flores Desak Polres Sikka Tuntaskan Kasus Dugaan Persetubuhan Anak yang Mandek Sejak 2022

Senin, 3 Agustus 2026 - 10:29 WITA

Turnamen Bola Voli Antar RT Desa Sobo Dibuka, Jadi Momentum Pererat Persaudaraan pada HUT Ke-81 RI

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 16:03 WITA

Keuskupan Agung Ende Canangkan Muspas IX 2027, Umat Diajak Berjalan Bersama dalam Semangat Sinodalitas

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:59 WITA

Ribuan Pelayat Antar Kepala Desa Mautenda Barat Robertus Y.M. Sega ke Peristirahatan Terakhir

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:59 WITA

Bentrokan Narasaosina-Waiburak di Flores Timur Kembali Pecah, 1 Warga Tewas dan 3 Terluka

Rabu, 15 Juli 2026 - 11:16 WITA

Pejalan Kaki Tewas Ditabrak Avanza di Jalan Trans Maumere-Larantuka, Polisi Masih Selidiki Penyebab Kecelakaan

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:02 WITA

PMKRI Ende Tolak Rencana Pembangunan Indomaret di Nangaroro, Soroti Nasib UMKM dan Transparansi Kebijakan

Minggu, 21 Juni 2026 - 08:42 WITA

Dua Imam Baru Disambut Adat Lamaholot dan Tarian Hedung, Resmi Bertugas di Paroki Santo Yoseph Tanah Boleng

Berita Terbaru