ENDE — Perkembangan politik Indonesia menuju Pemilu 2029 dinilai perlu dilihat secara jernih dan menyeluruh. Masyarakat tidak hanya dituntut mengkritisi kekurangan pemerintah, tetapi juga perlu mengakui capaian pembangunan yang telah dilakukan.
Pandangan tersebut disampaikan Dr. Karolus Karni Lando, MBA, saat menanggapi dinamika politik nasional, termasuk polemik yang berkaitan dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Menurut Karolus, polemik Jokowi dan Gibran tidak dapat dilepaskan dari dinamika politik menuju 2029. Karena itu, masyarakat diminta tidak terburu-buru menarik kesimpulan dari setiap informasi yang beredar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kita perlu melihat perkembangan politik dengan pikiran terbuka. Informasi harus diperiksa terlebih dahulu sebelum menjadi dasar untuk mengambil kesimpulan,” ujar Karolus.
Integritas lembaga negara menjadi perhatian
Karolus juga menyoroti pentingnya integritas lembaga negara. Menurutnya, kualitas sebuah lembaga sangat ditentukan oleh integritas orang-orang yang menjalankan kewenangan di dalamnya.


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe




