Kedua, integritas pendidikan pun hilang, menggantikan nilai-nilai kejujuran dengan budaya jalan pintas.
Ketiga, ini menciptakan ketidakadilan bagi siswa yang bekerja keras namun merasa terpinggirkan oleh siswa yang memperoleh nilai tinggi tanpa usaha yang memadai.
Dampak yang lebih luas termasuk kerugian dalam peringkat internasional, seperti dalam tes PISA, yang mengukur kemampuan siswa di bidang membaca, matematika, dan sains.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Manipulasi nilai hanya memperburuk hasil tes tersebut karena nilai yang tercatat tidak mencerminkan kemampuan sebenarnya.
Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan perubahan mendasar dalam sistem penilaian, yang harus berfokus pada kompetensi, bukan sekadar angka.
Evaluasi berbasis kompetensi yang menilai kemampuan berpikir kritis, analisis, dan penerapan pengetahuan harus diperkenalkan.
Selain itu, penguatan etika di kalangan guru dan pemberian pelatihan mengenai pentingnya integritas dalam mendidik sangat penting.
Orangtua juga harus lebih terlibat dalam proses pendidikan anak, mendorong pemahaman yang lebih mendalam terhadap materi daripada hanya mengejar nilai.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya



Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe




