Presiden Prabowo sendiri sebelumnya mengkritik tingginya biaya pemilu yang bisa mencapai puluhan triliun, dan mengajak partai politik untuk memperbaiki sistem politik agar lebih efisien.
Dia mencontohkan negara-negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, dan India yang dianggap lebih efisien dalam penyelenggaraan pemilu, di mana pemilihan anggota DPRD, gubernur, dan bupati dilakukan secara bersamaan, sehingga biaya lebih dapat ditekan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Halaman : 1 2



Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe




