Kurs Dolar AS Tembus Rp 17.000, Rupiah Melemah Akibat Tarif Impor AS

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 7 April 2025 - 07:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Arkadeus Aku Suka Editor : Redaksi Dibaca 190 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mata uang Dolar AS dan Rupiah

Mata uang Dolar AS dan Rupiah

LIPUTANFLORES.COM|JAKARTA, – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat terus melemah setelah Presiden AS, Donald Trump, resmi mengumumkan tarif impor sebesar 32% yang mulai berlaku efektif pada 9 April 2025.

Kebijakan ini memicu ketidakstabilan di pasar mata uang global, termasuk Indonesia.

Pantauan media ini, Minggu (6/4/2025), menunjukkan banyak bank di Indonesia kini menjual dolar AS hampir menyentuh level Rp 17.000.

Ini merupakan rekor terbaru dalam ketegangan ekonomi bilateral.

Kurs Dolar AS Terkini di Beberapa Bank :

Analis pasar uang, Ibrahim Assuabi, mengungkapkan bahwa jika nilai dolar AS berhasil menembus level Rp 16.900, sangat mungkin akan menembus Rp 17.000 dalam waktu dekat.

Baca Juga :  Siap Sukseskan Program Stimulus Ekonomi, PELNI Beri Diskon Transportasi Tiket Kapal Hingga 30%

Ia menyebut, “Saat ini pelemahan rupiah bukan sekadar fluktuasi, tapi karena efek domino dari perang dagang dan tarif impor tambahan yang dimulai 2 April lalu.”

Ibrahim juga menyoroti pentingnya peran pemerintah dalam mengantisipasi gejolak nilai tukar.

“Pemerintah harus punya langkah konkret karena dari bulan ke bulan, penguatan rupiah tak bertahan lama,” jelasnya.

Baca Juga :  Refleksi akhir tahun 2024 Maritim Indonesia sebuah catatan dari Pengamat

Berita Terkait

Gonzalo, Pergi Terlalu Cepat, Meninggalkan Cinta yang Begitu Dalam
Silaturahmi ke Kediaman Jokowi, Karolus Lando Sampaikan Ucapan Ultah untuk Iriana dan Gibran
Audit ISO 9001 dan MLC 2006 di Jakarta, Dr Karolus Ajak Putra-Putri NTT Berkarier di Kapal Pesiar
Melihat IKN dari Dekat: Dari Gagasan Besar Jokowi hingga Kota Masa Depan yang Mulai Terwujud
Posko Peduli Gempa Flores Malang Raya Salurkan Bantuan Sembako Kloter II untuk Mahasiswa Terdampak Gempa
Papua Tidak Butuh Lebih Banyak Korban Jiwa, Negara Harus Hadir Sebelum Rakyat Menjadi Korban
KRQA-SQC Gelar Audit ISO, ISM Code dan MLC 2006 di PT Trans Yeong Maritime
Siklus Kekerasan di Papua Terus Berulang, Efektifkah Strategi Keamanan Pemerintah Prabowo
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:45 WITA

Gonzalo, Pergi Terlalu Cepat, Meninggalkan Cinta yang Begitu Dalam

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:14 WITA

Silaturahmi ke Kediaman Jokowi, Karolus Lando Sampaikan Ucapan Ultah untuk Iriana dan Gibran

Sabtu, 19 September 2026 - 18:08 WITA

Melihat IKN dari Dekat: Dari Gagasan Besar Jokowi hingga Kota Masa Depan yang Mulai Terwujud

Kamis, 17 September 2026 - 13:27 WITA

Posko Peduli Gempa Flores Malang Raya Salurkan Bantuan Sembako Kloter II untuk Mahasiswa Terdampak Gempa

Minggu, 13 September 2026 - 07:09 WITA

Papua Tidak Butuh Lebih Banyak Korban Jiwa, Negara Harus Hadir Sebelum Rakyat Menjadi Korban

Jumat, 11 September 2026 - 08:40 WITA

KRQA-SQC Gelar Audit ISO, ISM Code dan MLC 2006 di PT Trans Yeong Maritime

Kamis, 10 September 2026 - 23:25 WITA

Siklus Kekerasan di Papua Terus Berulang, Efektifkah Strategi Keamanan Pemerintah Prabowo

Kamis, 10 September 2026 - 14:43 WITA

Tiga ASN dan CPNS Tewas Ditembak Saat Salurkan Bantuan di Jayawijaya, Dua Korban Berasal dari NTT

Berita Terbaru