Peternak Babi dan Kemiskinan Ekstrem, Kementan & PATRIA PMKRI Dorong Roadmap Solusi di Indonesia Timur

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 14 September 2025 - 20:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Arkadeus Aku Suka Editor : Redaksi Dibaca 683 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan (Dirjen PKH) Kementan Dr. Drh. Agung Suganda (keempat kanan) saat menerima audiensi dari Ketua Umum DPP Patria PMkRI Agustisnus Tamo Mbapa dan jajaran pengurus PATRIA di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, Jumat (12/9/2025).

Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan (Dirjen PKH) Kementan Dr. Drh. Agung Suganda (keempat kanan) saat menerima audiensi dari Ketua Umum DPP Patria PMkRI Agustisnus Tamo Mbapa dan jajaran pengurus PATRIA di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, Jumat (12/9/2025).

JAKARTA, – Sektor peternakan babi, yang kerap dipandang sebelah mata, kini diproyeksikan sebagai motor penggerak ekonomi baru untuk mengatasi kemiskinan ekstrem di Indonesia Timur.

Hal ini mengemuka usai audiensi DPP PATRIA PMKRI dengan Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementerian Pertanian, Dr. Drh. Agung Suganda, di Jakarta (12/9/2025).

Dalam pertemuan tersebut, terungkap bahwa pemerintah bersama komunitas peternak babi akan menyusun roadmap pengembangan sektor babi, melibatkan perguruan tinggi, asosiasi peternak, dan swasta.

Tujuannya jelas, membangun ekosistem yang bukan hanya produktif, tapi juga tahan penyakit dan berdaya saing pasar.

“Komunitas peternak babi bisa menjadi kekuatan ekonomi rakyat dan bagian dari solusi penuntasan kemiskinan ekstrem. Tapi harus ada strategi jangka pendek, menengah, dan panjang,” tegas Agung Suganda.

Baca Juga :  Komjen Pol. Setyo Budiyanto resmi Jabat Ketua KPK periode 2024-2029

Ketua Umum DPP PATRIA PMKRI, Agustinus Tamo Mbapa, menekankan pentingnya dukungan pemerintah terutama terkait penanggulangan Demam Babi Afrika (ASF) yang masih menghantui peternak di NTT dan Papua.

Berita Terkait

Siap Layani Masyarakat, PELNI Kerahkan 55 Kapal dan 751 Ribu Tiket untuk Angkutan Lebaran 2026
Sengketa Tanah Keranga Labuan Bajo Inkracht, Santosa Kadiman dkk Dilaporkan ke Bareskrim atas Dugaan Pemalsuan Surat
Vape Mengandung Narkoba Marak, Capt. Hakeng: Pelaut Bisa Jadi Korban Tak Sadar dan Terancam Pidana serta Karir Kandas
UGM Beri Perlindungan Ketua BEM Tiyo Ardianto Usai Teror WhatsApp dan Dugaan Penguntitan
Siap Sukseskan Program Stimulus Ekonomi, PELNI Beri Diskon Transportasi Tiket Kapal Hingga 30%
Aktivis dan Penggiat Media Sosial Bersama Peniup Peluit (Whistleblower) Dihukum Karena Mengungkap Kasus Dugaan Korupsi BUMD Di Lingkungan Pemda DKI Jakarta
Menkumham Tegaskan Kajian Ideologi Komunisme untuk Akademik Tak Dipidana
Forum Komunikasi DPD–DPA IKAL Lemhannas RI Bentuk Tim Reformasi, Dorong Digelarnya Munas Khusus
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:50 WITA

Warga Dusun Bele Adonara Timur Serahkan 52 Senjata Api Rakitan ke Polisi, Komitmen Jaga Perdamaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:17 WITA

Misa dan Dialog Bersama Uskup Agung Ende Mgr Paulus Budi Kleden Digelar di Malang

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:45 WITA

Warga Mengungsi Akibat Konflik Sosial, Dinsos Ende Serahkan Bantuan Kemanusiaan

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:31 WITA

Wabup Flores Timur Pertemukan Dua Kades yang Berkonflik di Adonara Timur, Tegaskan Tak Ada Lagi Perang

Minggu, 10 Mei 2026 - 09:53 WITA

Konflik Susulan di Adonara Timur Pecah, Sembilan Rumah Warga Dusun Bele Terbakar

Jumat, 8 Mei 2026 - 15:59 WITA

Fungsionaris Adat Nggorang Jadi Sorotan Setelah Dua Alas Hak SHM Keranga Terungkap

Senin, 4 Mei 2026 - 13:41 WITA

Ramang Ishaka dan Muhamad Syair Beri Klarifikasi, Irjen Pol (P) I Wayan Sukawinaya Sampaikan Catatan Kritis

Selasa, 28 April 2026 - 12:23 WITA

Nelayan Flores Timur Hilang di Perairan Lamawohong, Tim Gabungan BPBD dan Basarnas Lakukan Pencarian

Berita Terbaru