Ia juga mengingatkan bahwa meski literasi digital semakin penting, dasar literasi dan numerasi tetap harus diperkuat, seperti yang diterapkan di negara maju seperti Finlandia dan Norwegia.
Prof. Dr. Hieronimus Canggung Darong, M.Pd. menekankan bahwa guru profesional harus memiliki kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional.
Ia memperkenalkan strategi pembelajaran inovatif berbasis REACT (Relating, Experiencing, Applying, Cooperating, Transferring) yang sangat relevan dalam era digital.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dr. Sabina Ndiung, M.Pd., membahas pentingnya peran guru dalam membangun karakter peserta didik di era digital. Mengacu pada filosofi Ki Hajar Dewantara, ia menegaskan bahwa guru harus menjadi panutan dalam integritas, kerja keras, dan gotong royong.
“Kemajuan teknologi harus disertai dengan penguatan karakter. Kolaborasi antara guru, orang tua, dan pemangku kepentingan sangat penting untuk membentuk generasi yang berintegritas,” ujarnya.
Dalam sesi terakhir, Dr. Maximus Tamur, M.Pd. membahas pentingnya literasi digital bagi guru dengan menggunakan konsep TPACK (Technological Pedagogical Content Knowledge).
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya



Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe




