Kondisi SD MIS di Lembata Viral, Warganet Soroti Tanggung Jawab Pemda

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Kepitang Dokeng Editor : Redaksi Dibaca 312 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi SD MIS di Lembata

Kondisi SD MIS di Lembata

LEMBATA, – Kondisi bangunan Sekolah Dasar Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) di Desa Tobotani, Kecamatan Buyasuri, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), viral di media sosial dan memantik keprihatinan publik.

Unggahan tersebut menampilkan ruang belajar dengan atap rusak, dinding dari bebak, serta fasilitas sekolah yang dinilai tidak layak untuk kegiatan belajar-mengajar.

Baca Juga :  BEI Jawa Timur Perkuat Literasi Keuangan di SMA Katolik Frateran Surabaya

Foto-foto kondisi sekolah itu pertama kali diunggah oleh akun Facebook Alian Pou. Dalam keterangannya, ia mengungkapkan rasa sedih dan miris melihat anak-anak harus menempuh pendidikan di tengah keterbatasan sarana, terlebih di era pembangunan yang terus digencarkan pemerintah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini adalah potret salah satu sekolah MIS di Kecamatan Buyasuri, Kabupaten Lembata. Sungguh sangat miris dan sedih jika masih ada bangunan sekolah seperti ini di zaman sekarang,” tulis Alian dalam unggahannya.

Baca Juga :  Gelar Pelatihan Deep Learning, Hadirkan Pendamping dan Fasilitator Daerah

Unggahan tersebut dengan cepat menyebar dan menuai beragam reaksi dari warganet. Mayoritas komentar menyoroti tanggung jawab Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lembata dalam menjamin akses pendidikan yang layak, khususnya bagi anak-anak di wilayah pedesaan dan kepulauan.

Berita Terkait

Disorot Medsos, Bupati Lembata Tinjau Langsung Kondisi MIS Jihadul Akbar Tamalhaur
Revitalisasi Aksara Lota, Langkah Nyata Pelestarian Budaya Ende Lio
Data Anak Tak Sekolah Rawan Bias, Pemkab Ende Gandeng Operator Desa untuk Validasi
Eks Kepala SMKN 1 Larantuka Tersangka Korupsi Dana BOS & Komite 2022
424 Kepala Sekolah di Kabupaten Ende Ikuti Program “Beyond The School Leader” untuk Tingkatkan Kepemimpinan Digital
Gelar Pelatihan Deep Learning, Hadirkan Pendamping dan Fasilitator Daerah
Pemkab Lembata dan Keuskupan Larantuka Sepakati Redistribusi Guru untuk Sekolah Swasta
SMK Negeri 2 Ende Lulus 100 Persen, Ini Kata Kepala Sekolah Fransisco Suares
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:02 WITA

PMKRI Ende Tolak Rencana Pembangunan Indomaret di Nangaroro, Soroti Nasib UMKM dan Transparansi Kebijakan

Minggu, 21 Juni 2026 - 08:42 WITA

Dua Imam Baru Disambut Adat Lamaholot dan Tarian Hedung, Resmi Bertugas di Paroki Santo Yoseph Tanah Boleng

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:16 WITA

Pemkab Ende Percepat Program Strategis Nasional, 278 Koperasi Merah Putih hingga 75 Dapur MBG Disiapkan

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:20 WITA

Rekonsiliasi Tahap II Konflik Lewonara dan Dusun Bele Digelar, Pemkab Flores Timur Dorong Perdamaian Permanen

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:13 WITA

Pembongkaran Lapak di Pasar Alok : Ibu Yasinta Sebut Pembongkaran Secara Brutal dan Tidak Adil, Lapak Kami Diinjak Dihancurkan

Kamis, 4 Juni 2026 - 08:29 WITA

Pakar Hukum Undana : Jika Terbukti Korupsi, Pengelola Program MBG dari Pusat hingga Daerah Harus Diproses

Senin, 25 Mei 2026 - 17:23 WITA

Pemilik Lahan Tutup Akses Masuk GOR 99 Lembata, Tuntut Pemkab Segera Bayar Ganti Rugi

Senin, 25 Mei 2026 - 14:19 WITA

Viral Gubernur NTT Catat Keluhan Warga Lewat HP Saat Kunjungan Wapres, Tokoh Muda Minta Masyarakat Bijak Bermedsos

Berita Terbaru