ENDE, – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ende terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga warisan budaya lokal melalui program “Revitalisasi Aksara Lota”.
Program ini menjadi bagian penting dari upaya pemerintah daerah menggali kembali kekayaan intelektual masyarakat Ende Lio, yang hampir punah, serta memperkenalkannya kepada generasi muda lewat dunia pendidikan.
Kegiatan ini berlandaskan pada Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan. Kedua regulasi ini menegaskan pentingnya perlindungan, pengembangan, dan pemanfaatan kebudayaan daerah sebagai identitas bangsa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Aksara Lota Masuk Dunia Pendidikan
Pelatihan dan sosialisasi Aksara Lota dilaksanakan pada 27–29 Oktober 2025 dengan peserta sebanyak 100 guru SD dan SMP dari setiap rayon di Kabupaten Ende.
Hadir sebagai narasumber utama Dr. Drs. Maria Mathilda Bhanda, M.Si, dosen Universitas Udayana, Bali, sekaligus pakar linguistik yang telah meneliti aksara Lota secara mendalam. Ia juga dibantu oleh para pegiat muda seperti Jamaludin, Ramadhan, dan Mario.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe




