MAUMERE, – Memperingati hari ulang tahun ke-12, Aliansi Wartawan Sikka (AWAS) menggelar aksi tanam 270 anakan mangrove di Desa Nangahale, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka, Sabtu (14/2/2026). Kegiatan ini dirangkaikan dengan operasi pangan murah bagi masyarakat pesisir.
Mengusung tema “AWAS Peduli dan Hijaukan Sikka”, kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian insan pers terhadap ancaman abrasi yang kian menggerus wilayah pesisir di Desa Nangahale.
Abrasi Ancam Sekolah dan Rumah Warga
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Desa Nangahale, Sahanudin, mengungkapkan kondisi abrasi di wilayahnya semakin mengkhawatirkan. Gelombang pasang terus mengikis garis pantai dan mengancam fasilitas umum serta pemukiman warga.
Menurutnya, dua lembaga pendidikan yakni MTS Al-Fatah Nangahale dan MIS Al-Fatah Nangahale berada dalam ancaman serius. Selain itu, belasan rumah warga dan rumah produksi garam rakyat juga berada di zona rawan terdampak abrasi.
“Kami berharap ada sinergi dan penanganan serius dari Pemerintah Kabupaten Sikka terhadap kondisi abrasi di Desa Nangahale ini,” ujarnya.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe




