Namun, penilaian tersebut tidak otomatis menjadi kesimpulan akhir mengenai kekuatan kesaksian. Majelis hakim tetap berwenang menilai relevansi, konsistensi, dan kredibilitas setiap keterangan dengan mempertimbangkan keseluruhan alat bukti yang diajukan.
Di sinilah proses pembuktian menjadi penting. Sebab, perkara pidana tidak semata-mata ditentukan oleh perbedaan pernyataan antara kedua pihak, tetapi oleh penilaian hukum terhadap bukti yang sah dan fakta yang terungkap selama persidangan.
Penasihat Hukum: Bukan Mengabaikan Media
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketika dimintai klarifikasi mengenai perkembangan perkara tersebut, Antonius Sadi Hewen, S.H., menyampaikan bahwa keputusannya untuk tidak memberikan komentar bukan dimaksudkan untuk mengabaikan permintaan media.
Ia menjelaskan bahwa sikap tersebut diambil sebagai bentuk kehati-hatian dan penghormatan terhadap semua pihak yang terlibat.
Menurut Antonius, pernyataan yang disampaikan di ruang publik dikhawatirkan dapat menimbulkan penafsiran berbeda, memperkeruh keadaan, atau berdampak terhadap hubungan antara kedua belah pihak dan keluarga mereka pada masa mendatang.


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe




