JPU Bantah Pembelaan Terdakwa F.P.H. dalam Kasus Dugaan Penganiayaan di Flores Timur

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Frederick K. Dokeng, Liputan Flores Editor : Editor Dibaca 49 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sidang penganiayaan terhadap seorang perempuan lanjut usia di Larantuka

Sidang penganiayaan terhadap seorang perempuan lanjut usia di Larantuka

“Kami tidak ingin pernyataan kami, apabila disampaikan, justru menimbulkan penafsiran yang berbeda, memperkeruh keadaan, atau berdampak pada hubungan baik antara kedua belah pihak dan keluarga mereka ke depannya,” demikian isi tanggapan penasihat hukum tersebut.

Ia juga berharap persoalan itu dapat diselesaikan melalui proses hukum yang berlaku tanpa melibatkan pihak-pihak lain yang tidak berkepentingan secara langsung.

Baca Juga :  Wabup Flores Timur Pertemukan Dua Kades yang Berkonflik di Adonara Timur, Tegaskan Tak Ada Lagi Perang

Karena itu, Antonius meminta media menghormati keputusannya untuk tidak memberikan pernyataan lebih lanjut mengenai perkara tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sikap memilih tidak berkomentar itu menjadi batas yang ditetapkan penasihat hukum dalam komunikasi dengan media. Dengan demikian, tanggapan yang tersedia saat ini menjelaskan alasan keengganannya berbicara di ruang publik, bukan merupakan jawaban substantif atas setiap keberatan yang disampaikan JPU.

Baca Juga :  Turnamen Apebuan 2025 Bisa Disaksikan dari Luar Daerah, Panitia Siapkan Live Streaming Resmi

Visum dan Keterangan Korban Masih Menjadi Perdebatan

Dalam sidang pembelaan pada Rabu (14/10/2026), penasihat hukum terdakwa sebelumnya disebut mempersoalkan keterkaitan hasil visum dokter dari rumah sakit dengan perbuatan yang didakwakan kepada kliennya. Pihak pembela juga menilai keterangan korban sebagai pengakuan tunggal.

Berita Terkait

Piala Gubernur Liga 4 ETMC XXXV Flores Timur Ditunda, Dijadwalkan Maret 2027
Camat Detukeli Soroti Infrastruktur Dasar, Minta Pemkab Ende Serius Benahi Jalan Antar-Kecamatan
Perempuan Lansia Jadi Korban Kekerasan, Komnas Perempuan Soroti Tuntutan 5 Bulan Penjara
Mengenang Gonzalo Gratianus Muga Sada, Sahabat Seperjuangan dan Saudara dalam Pengabdian
Pengurus Kwarran Pramuka Ile Boleng 2026-2029 Dilantik, Wabup Flotim Tekankan Pengabdian
Parlan Lamakraja Adukan Polemik Facebook ke Polres Flotim, Serahkan Bukti Elektronik
BEM dan BLM Uniflor Ende Salurkan Bantuan Sembako untuk Lansia Korban Gempa di Mukusaki
Garda Pemuda Gibran Ende Sebut Pemimpin Kerja Nyata Jadi Kebutuhan Indonesia Saat Ini
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:26 WITA

Dari NTT untuk NTT, APS Kupang Buka Lapangan Kerja dan Bangun SDM Profesional

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:14 WITA

Silaturahmi ke Kediaman Jokowi, Karolus Lando Sampaikan Ucapan Ultah untuk Iriana dan Gibran

Senin, 28 September 2026 - 21:44 WITA

Audit ISO 9001 dan MLC 2006 di Jakarta, Dr Karolus Ajak Putra-Putri NTT Berkarier di Kapal Pesiar

Sabtu, 19 September 2026 - 18:08 WITA

Melihat IKN dari Dekat: Dari Gagasan Besar Jokowi hingga Kota Masa Depan yang Mulai Terwujud

Kamis, 17 September 2026 - 13:27 WITA

Posko Peduli Gempa Flores Malang Raya Salurkan Bantuan Sembako Kloter II untuk Mahasiswa Terdampak Gempa

Minggu, 13 September 2026 - 07:09 WITA

Papua Tidak Butuh Lebih Banyak Korban Jiwa, Negara Harus Hadir Sebelum Rakyat Menjadi Korban

Jumat, 11 September 2026 - 08:40 WITA

KRQA-SQC Gelar Audit ISO, ISM Code dan MLC 2006 di PT Trans Yeong Maritime

Kamis, 10 September 2026 - 23:25 WITA

Siklus Kekerasan di Papua Terus Berulang, Efektifkah Strategi Keamanan Pemerintah Prabowo

Berita Terbaru