Indeks kedalaman kemiskinan pun mengalami kenaikan signifikan dari 3,59 persen menjadi 4,44 persen.
Hal ini menunjukkan bahwa meskipun jumlah penduduk miskin berkurang, kualitas hidup sebagian besar dari mereka justru memburuk.
Ketimpangan distribusi pendapatan, ketidakmerataan pembangunan wilayah, serta pertumbuhan ekonomi yang belum inklusif disebut-sebut menjadi penyebab utama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Lebih lanjut, garis kemiskinan di Ende juga mengalami kenaikan.
Tahun 2023 tercatat sebesar Rp 518.939 per kapita per bulan, naik menjadi Rp 528.259 pada 2024.
Ini berarti kebutuhan minimum untuk tidak tergolong miskin semakin tinggi, mengikuti inflasi dan dinamika harga pasar lokal.
BPS juga menegaskan bahwa faktor-faktor seperti peningkatan pendapatan masyarakat, bantuan sosial yang tepat sasaran, pengendalian inflasi, hingga naiknya upah riil, berperan dalam menurunkan angka kemiskinan.
Namun, naiknya indeks keparahan kemiskinan menjadi peringatan bahwa perbaikan struktural masih sangat dibutuhkan.
Halaman : 1 2



Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe




