Kemiskinan di Ende Menurun, Tapi Keparahan Naik, Ini Penjelasan BPS

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 29 April 2025 - 20:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Arkadeus Aku Suka Editor : Redaksi Dibaca 886 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Martinus Tulit Beni, Kepala BPS Kabupaten Ende, ketika memberikan keterangan kepada media di ruang kerjanya selasa 29 April 2025 (Foto ; I. Like LF)

Martinus Tulit Beni, Kepala BPS Kabupaten Ende, ketika memberikan keterangan kepada media di ruang kerjanya selasa 29 April 2025 (Foto ; I. Like LF)

Indeks kedalaman kemiskinan pun mengalami kenaikan signifikan dari 3,59 persen menjadi 4,44 persen.

Hal ini menunjukkan bahwa meskipun jumlah penduduk miskin berkurang, kualitas hidup sebagian besar dari mereka justru memburuk.

Ketimpangan distribusi pendapatan, ketidakmerataan pembangunan wilayah, serta pertumbuhan ekonomi yang belum inklusif disebut-sebut menjadi penyebab utama.

Lebih lanjut, garis kemiskinan di Ende juga mengalami kenaikan.

Tahun 2023 tercatat sebesar Rp 518.939 per kapita per bulan, naik menjadi Rp 528.259 pada 2024.

Ini berarti kebutuhan minimum untuk tidak tergolong miskin semakin tinggi, mengikuti inflasi dan dinamika harga pasar lokal.

BPS juga menegaskan bahwa faktor-faktor seperti peningkatan pendapatan masyarakat, bantuan sosial yang tepat sasaran, pengendalian inflasi, hingga naiknya upah riil, berperan dalam menurunkan angka kemiskinan.

Baca Juga :  Polres Manggarai Barat Menindak Peredaran Minuman Beralkohol Jenis Sopi, Menuai Kritikan

Namun, naiknya indeks keparahan kemiskinan menjadi peringatan bahwa perbaikan struktural masih sangat dibutuhkan.

Berita Terkait

Terdakwa Penganiayaan Lansia di Flores Timur Divonis 7 Bulan Penjara, Korban Puas
DPRD NTT Soroti Lambannya Pembangunan Huntara Korban Gempa Flores, Junaidin: Jangan Tunggu Hujan
Kolaborasi Unipa dan Politani Kupang Dorong Hilirisasi Hortikultura-Nira Lontar di Sikka
PSSI NTT Buka Suara soal Penundaan ETMC XXXV 2026, Christian MBoeik: Siap Jika Digugat
Piala Gubernur Liga 4 ETMC XXXV Flores Timur Ditunda, Dijadwalkan Maret 2027
JPU Bantah Pembelaan Terdakwa F.P.H. dalam Kasus Dugaan Penganiayaan di Flores Timur
Camat Detukeli Soroti Infrastruktur Dasar, Minta Pemkab Ende Serius Benahi Jalan Antar-Kecamatan
Perempuan Lansia Jadi Korban Kekerasan, Komnas Perempuan Soroti Tuntutan 5 Bulan Penjara
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 07:42 WITA

Propinsi Kepulauan Flores, Ketika Negara Membiarkan Ketimpangan Menjadi Persoalan Menahun

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:42 WITA

Petani, Cadangan Pangan Dan Ketangguhan Flores Menghadapi Bencana

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:36 WITA

Dede Padama, Mahasiswa Semester I yang Belajar Memimpin dengan Hati

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:55 WITA

Jangan Sampai Rakyat Mencari Jalan Lain karena Wakilnya Tidak Hadir

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:42 WITA

Ende Tak Kekurangan Orang Pintar, Mengapa Rakyat Masih Tertinggal?

Selasa, 4 Agustus 2026 - 09:34 WITA

Flores Tidak Menolak Energi Bersih, Flores Menolak Ketidakadilan

Senin, 3 Agustus 2026 - 08:24 WITA

Jokowi Dianugerahi Gelar Adat “Raja Timur”: Simbol Penghormatan Masyarakat Adat Timor atas Jejak Pembangunan di NTT

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 07:43 WITA

Ulupulu 1 Menunggu Sepiring Harapan, Menguji Komitmen Makan Bergizi Gratis

Berita Terbaru