Kadis Pertanian Ende Tancap Gas, Target Produksi Padi Capai 10.000 Hektar 2025

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 26 Mei 2025 - 17:50 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Arkadeus Aku Suka Editor : Redaksi Dibaca 865 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gadir Haji Ibrahim Dean, Kadis Pertanian kabupaten Ende

Gadir Haji Ibrahim Dean, Kadis Pertanian kabupaten Ende

LIPUTANFLORES.COM|ENDE, – Belum sepekan menjabat, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Ende, NTT, H. Gadir Dean, langsung menggebrak program kerja strategis dengan target ambisius, tanam padi seluas 10.000 hektar pada musim tanam I tahun 2025.

Target ini bahkan berpotensi melampaui capaian yang ditetapkan pemerintah pusat, yakni 1.643 hektar.

“Capaian kami tahun lalu 8.000 hektar. Dengan kolaborasi bersama TNI untuk padi dan Polri untuk jagung, tahun ini bisa lebih maksimal,” tegas Gadir Dean saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (26/5/2025).

Produktivitas Naik Tajam, Tapi Masih Perlu Evaluasi

Meski lahan tanam meningkat, tantangan lain muncul di sisi produktivitas. Tahun 2024, hasil panen hanya 4,8 ton per hektar—di bawah standar minimal NTT, yaitu 5 ton.

“Kami ubah sistem kerja dan optimalkan alsintan (alat dan mesin pertanian) serta pendampingan. Hasilnya, musim tanam pertama tahun ini kita tembus 7 ton per hektar,” beber Gadir.

Baca Juga :  Efisiensi Anggaran Presiden Prabowo, Gubernur NTT Terpilih ; Fokus pada Kepentingan Rakyat

Perluasan dan Optimalisasi Lahan: Strategi 2026

Untuk mencapai target 10.000 hektar padi sawah dan padi gogo pada 2026, Dinas Pertanian Ende akan menerapkan strategi perluasan dan optimalisasi lahan, termasuk program LTT (luas tambah tanam).

Berita Terkait

Gempa Dangkal Guncang Flores Timur, Puluhan Rumah di Adonara Timur Rusak
Prosesi Bahari Tuan Meninu di Larantuka, Tradisi Sakral Jumat Agung yang Mendunia
Remaja Masjid di Larantuka Dirikan Posko Gratis untuk Peziarah Semana Santa, Wujud Toleransi Nyata
Wabup Flores Timur Buka Festival Pune Lewo di Ile Boleng, Dorong Pariwisata dan UMKM
Uskup Larantuka Angkat 3 Deken Wilayah 2026–2031, Perkuat Pelayanan Pastoral
Polemik Putusan PN Labuan Bajo: Dugaan Tanah Negara Disahkan Jadi Milik Pribadi di Golo Karangan
Pius Payong, Seniman Adonara yang Sulap Limbah Jadi Karya dan Dirikan Taman Baca Gratis
Majelis Hakim PN Labuan Bajo Disorot, Tanah Negara di Keranga Diduga Berubah Jadi Milik Perorangan
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 13:11 WITA

Menanti Kebangkitan Sepak Bola NTT Lewat Piala Gubernur Liga 4 ETMC 2026 di Flores Timur

Rabu, 1 April 2026 - 07:59 WITA

Menakar Nalar Lonn Segi ; Antara Kritik Intelektual dan Drama Privasi

Rabu, 11 Maret 2026 - 19:02 WITA

Ketika Dapur Kupang Tercekik Gas, Alarm Keras Kemandirian Energi NTT

Minggu, 8 Februari 2026 - 18:52 WITA

Pena pisau bedah ; “Kebusukan Para penguasa”

Sabtu, 7 Februari 2026 - 18:59 WITA

Tragedi Pendidikan di Ngada dan Tanggung Jawab Negara terhadap Anak Miskin

Selasa, 23 Desember 2025 - 21:22 WITA

Natal, Nurani Sosial, dan Tanggung Jawab Kemanusiaan Menyongsong 2026

Selasa, 21 Oktober 2025 - 08:06 WITA

Ketika Ibu Melahirkan Tanpa Dokter Anestesi, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Jumat, 17 Oktober 2025 - 12:52 WITA

Menimbang Ulang Ambisi Bapak Presiden Prabowo Terbitkan Perpres tentang Olah Sampah Jadi Energi

Berita Terbaru