Mampukah Pemimpin Ende Baru Mendayu Sampan Menuju Jakarta ?

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 21 Mei 2025 - 13:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Marianus Y Laka Editor : Redaksi Dibaca 892 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Marianus Y Laka, Sekretaris Pemuda Pancasila Ende

Marianus Y Laka, Sekretaris Pemuda Pancasila Ende

Nah, kini 283.806 jiwa menanti gebrakan baru dari pemimpin ende baru yakni Bupati Tote dan Wabup Domi, kira-kira mampukah dua pemimpin Ende baru perjuangkan status Harla untuk diakui secara de-jure oleh pemeritah pusat.

Pertanyaan reflektif tersebut tentu tak mudah dijawab oleh Pemimpin Ende Baru yang diakui memiliki segudang jejaring dengan pemerintah pusat (networking), bahwa dari total penduduk yang mendiami Kabupaten Ende, terdapat ada harapan yang sama meratap dalam cemas yang sudah berpuluh – puluh tahun terkubur dalam ke tidak pastian terkait status.

Baca Juga :  KPU Ende Tetapkan 207.062 DPT untuk Pilkada Serentak Tahun 2024

Nah lima tahun kepemimpinan Bupati Tote dan Wabup Domi jika tidak mampu perjuangan maka pemimpin ende baru hanyalah pemimpi disiang bolong yang berharap mampu mendayu Sampan menuju Ibu Kota jakarta. Jika mimpi itu menjadi nyata maka alhasil siapapun nahkodanya bakal tenggelam ditengah lautan samudera penipuan berjemaah.

Ende Bukan Meksiko

Pak Marsel dan Pak Djafar telah membangun jalan tani perjuangan agar pemimpin -pemimpin setelah mereka tidak kesasar. Namun apa boleh buat pemimpin ende baru malah membuka jalan baru perjuangan yang dinilai amat kontroversial. Dimana, perayaan sakral katolik dikonsolidasi ke dalam urusan Pesta Kebangsaan.

Baca Juga :  Peringati HAB Ke 79, Kakankemenag Serahkan Bantuan Kemanusiaan

Berita Terkait

Polres Ende Dirikan Tenda Darurat di SDK Pu’ubheto, Pastikan Siswa Tetap Belajar Pascagempa
Peduli Terhadap Gempa, Kapolres Ende Bersama Ketua Bhayangkari Salurkan Bantuan Kepada Warga Paupanda
Pasca-Gempa Flores, Polsek Maurole dan Airud Ropa Bersihkan Puing Rumah Warga Keliwumbu
FMNTT Surabaya Salurkan Bantuan Gempa Flores ke Warga Terdampak di Nagekeo
Kapolres Ende Salurkan Bantuan Perlengkapan Sekolah untuk Siswa SD Inpres Roworena 2 Pascagempa
Rumah Retak dan Bak Air Pecah, Warga Dobo Sikka Masih Bertahan di Luar Rumah
Trauma Healing Polda NTT dan Jatim Pulihkan Pengungsi Gempa di Maukaro
Rumah Warga Desa Koro Bhera Rusak Akibat Gempa 7,7 Magnitudo, Warga: “Belum Didata, Pemerintah Jangan Lupa Kami”
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 19:09 WITA

Polres Ende Dirikan Tenda Darurat di SDK Pu’ubheto, Pastikan Siswa Tetap Belajar Pascagempa

Sabtu, 5 September 2026 - 19:20 WITA

Peduli Terhadap Gempa, Kapolres Ende Bersama Ketua Bhayangkari Salurkan Bantuan Kepada Warga Paupanda

Rabu, 2 September 2026 - 15:34 WITA

Pasca-Gempa Flores, Polsek Maurole dan Airud Ropa Bersihkan Puing Rumah Warga Keliwumbu

Selasa, 1 September 2026 - 20:30 WITA

Kapolres Ende Salurkan Bantuan Perlengkapan Sekolah untuk Siswa SD Inpres Roworena 2 Pascagempa

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 08:24 WITA

Rumah Retak dan Bak Air Pecah, Warga Dobo Sikka Masih Bertahan di Luar Rumah

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:22 WITA

Trauma Healing Polda NTT dan Jatim Pulihkan Pengungsi Gempa di Maukaro

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:28 WITA

Rumah Warga Desa Koro Bhera Rusak Akibat Gempa 7,7 Magnitudo, Warga: “Belum Didata, Pemerintah Jangan Lupa Kami”

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:58 WITA

Akses Jalan Pascagempa di Ndona Kembali Terbuka, Polres Ende Gerak Cepat Bantu Warga

Berita Terbaru

Dr. Ir. Karolus Karni Lando, MBA

Tak Berkategori

Indonesia Sedang Berduka Apakah Alam Sedang Mengingatkan Kita?

Senin, 7 Sep 2026 - 19:33 WITA