Mampukah Pemimpin Ende Baru Mendayu Sampan Menuju Jakarta ?

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 21 Mei 2025 - 13:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Marianus Y Laka Editor : Redaksi Dibaca 812 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Marianus Y Laka, Sekretaris Pemuda Pancasila Ende

Marianus Y Laka, Sekretaris Pemuda Pancasila Ende

Nah, kini 283.806 jiwa menanti gebrakan baru dari pemimpin ende baru yakni Bupati Tote dan Wabup Domi, kira-kira mampukah dua pemimpin Ende baru perjuangkan status Harla untuk diakui secara de-jure oleh pemeritah pusat.

Pertanyaan reflektif tersebut tentu tak mudah dijawab oleh Pemimpin Ende Baru yang diakui memiliki segudang jejaring dengan pemerintah pusat (networking), bahwa dari total penduduk yang mendiami Kabupaten Ende, terdapat ada harapan yang sama meratap dalam cemas yang sudah berpuluh – puluh tahun terkubur dalam ke tidak pastian terkait status.

Baca Juga :  Bank Mandiri Dukung KDKMP, Dorongan Ekonomi dari Desa untuk Indonesia Maju

Nah lima tahun kepemimpinan Bupati Tote dan Wabup Domi jika tidak mampu perjuangan maka pemimpin ende baru hanyalah pemimpi disiang bolong yang berharap mampu mendayu Sampan menuju Ibu Kota jakarta. Jika mimpi itu menjadi nyata maka alhasil siapapun nahkodanya bakal tenggelam ditengah lautan samudera penipuan berjemaah.

Ende Bukan Meksiko

Pak Marsel dan Pak Djafar telah membangun jalan tani perjuangan agar pemimpin -pemimpin setelah mereka tidak kesasar. Namun apa boleh buat pemimpin ende baru malah membuka jalan baru perjuangan yang dinilai amat kontroversial. Dimana, perayaan sakral katolik dikonsolidasi ke dalam urusan Pesta Kebangsaan.

Baca Juga :  Sikapi Konflik Internal Pemuda Katolik, Agustinus Rae Minta Pihak Gereja Tidak Terlibat Secara Langsung

Berita Terkait

Pemilik Lahan Tutup Akses Masuk GOR 99 Lembata, Tuntut Pemkab Segera Bayar Ganti Rugi
Viral Gubernur NTT Catat Keluhan Warga Lewat HP Saat Kunjungan Wapres, Tokoh Muda Minta Masyarakat Bijak Bermedsos
Warga Narasaosina Serahkan 57 Senjata Api Rakitan ke Polisi demi Perdamaian Adonara Timur
Warga Dusun Bele Adonara Timur Serahkan 52 Senjata Api Rakitan ke Polisi, Komitmen Jaga Perdamaian
Misa dan Dialog Bersama Uskup Agung Ende Mgr Paulus Budi Kleden Digelar di Malang
Warga Mengungsi Akibat Konflik Sosial, Dinsos Ende Serahkan Bantuan Kemanusiaan
Wabup Flores Timur Pertemukan Dua Kades yang Berkonflik di Adonara Timur, Tegaskan Tak Ada Lagi Perang
Konflik Susulan di Adonara Timur Pecah, Sembilan Rumah Warga Dusun Bele Terbakar
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 17:23 WITA

Pemilik Lahan Tutup Akses Masuk GOR 99 Lembata, Tuntut Pemkab Segera Bayar Ganti Rugi

Senin, 25 Mei 2026 - 14:19 WITA

Viral Gubernur NTT Catat Keluhan Warga Lewat HP Saat Kunjungan Wapres, Tokoh Muda Minta Masyarakat Bijak Bermedsos

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:34 WITA

Warga Narasaosina Serahkan 57 Senjata Api Rakitan ke Polisi demi Perdamaian Adonara Timur

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:50 WITA

Warga Dusun Bele Adonara Timur Serahkan 52 Senjata Api Rakitan ke Polisi, Komitmen Jaga Perdamaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:17 WITA

Misa dan Dialog Bersama Uskup Agung Ende Mgr Paulus Budi Kleden Digelar di Malang

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:31 WITA

Wabup Flores Timur Pertemukan Dua Kades yang Berkonflik di Adonara Timur, Tegaskan Tak Ada Lagi Perang

Minggu, 10 Mei 2026 - 09:53 WITA

Konflik Susulan di Adonara Timur Pecah, Sembilan Rumah Warga Dusun Bele Terbakar

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:13 WITA

Wabup Flores Timur Tetapkan Status Gempa Beralih ke Masa Transisi Pemulihan

Berita Terbaru