Pada akhirnya, Ende tidak sedang kekurangan orang pintar. Yang masih kita cari adalah kepemimpinan yang mampu mengubah kecerdasan menjadi kebijakan yang berpihak kepada rakyat. Sebab sejarah telah mengajarkan bahwa kemajuan sebuah daerah tidak ditentukan oleh banyaknya gelar akademik, melainkan oleh keberanian para pemimpinnya menggunakan pengetahuan demi kepentingan publik.
Di tanah tempat Bung Karno menemukan inspirasi Pancasila, cita-cita itu semestinya tidak berhenti menjadi narasi sejarah. Ia harus hidup dalam setiap kebijakan, setiap keputusan politik, dan setiap keberpihakan kepada rakyat kecil.
Itulah makna kemerdekaan yang sesungguhnya: ketika negara hadir bukan hanya melalui simbol-simbol kekuasaan, melainkan melalui keadilan yang dapat dirasakan oleh seluruh rakyat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT



Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe




