Ende Tak Kekurangan Orang Pintar, Mengapa Rakyat Masih Tertinggal?

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Niko Sanggu Editor : Redaksi Dibaca 12 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Niko Sanggu, Mahasiswa Universitas Nusa Nipa Maumere

Niko Sanggu, Mahasiswa Universitas Nusa Nipa Maumere

Karena itu, peringatan Hari Kemerdekaan semestinya menjadi momentum evaluasi terhadap kualitas pemerintahan daerah. Penegakan hukum harus mampu melepaskan diri dari stigma “tajam ke bawah, tumpul ke atas”. Hukum memperoleh wibawanya bukan karena kerasnya sanksi, melainkan karena keadilan diterapkan tanpa pandang bulu.

Demikian pula politik lokal. Politik tidak boleh dipersempit menjadi arena perebutan jabatan dan transaksi kepentingan. Max Weber mengingatkan bahwa politik adalah panggilan moral yang menuntut tanggung jawab etis atas setiap keputusan yang diambil. Jabatan publik bukanlah hak istimewa, melainkan amanah yang dipertanggungjawabkan kepada rakyat.

Baca Juga :  Proyek Geothermal di Ende, Antara Kepentingan Nasional dan Suara Masyarakat

Karena itu, proses penyusunan kebijakan harus melibatkan partisipasi masyarakat secara nyata. Tokoh adat, tokoh agama, akademisi, organisasi masyarakat sipil, pemuda, perempuan, hingga kelompok rentan perlu ditempatkan sebagai bagian dari proses pembangunan, bukan sekadar pelengkap legitimasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal ini menjadi semakin penting ketika Ende sedang menghadapi berbagai agenda strategis, mulai dari pengembangan energi panas bumi (geotermal), penguatan Koperasi Desa Merah Putih, pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), hingga berbagai program prioritas pemerintah pusat dan daerah.

Baca Juga :  Jelang Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2025, Pemda Ende Gelar Doa Kebangsaan Lintas Agama

Berita Terkait

Flores Tidak Menolak Energi Bersih, Flores Menolak Ketidakadilan
Jokowi Dianugerahi Gelar Adat “Raja Timur”: Simbol Penghormatan Masyarakat Adat Timor atas Jejak Pembangunan di NTT
Ulupulu 1 Menunggu Sepiring Harapan, Menguji Komitmen Makan Bergizi Gratis
May Day 1 Mei 2026, Alarm Tahunan tentang Keadilan Sosial dan Martabat Pekerja
Menanti Kebangkitan Sepak Bola NTT Lewat Piala Gubernur Liga 4 ETMC 2026 di Flores Timur
Menakar Nalar Lonn Segi ; Antara Kritik Intelektual dan Drama Privasi
Ulasan Lonn Segi Tak Sepanjang Gelarnya
Ketika Dapur Kupang Tercekik Gas, Alarm Keras Kemandirian Energi NTT
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 21:00 WITA

Satlantas Polres Ende Gandeng Forum LLAJ, Petakan Titik Rawan Kecelakaan dan Siapkan Langkah Pencegahan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:45 WITA

Riung Punya Jati Diri Sendiri, Yohanes Paulus Lendes Tolak Nama Festival Komodo Riung

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:51 WITA

Front Mahasiswa Flores Desak Polres Sikka Tuntaskan Kasus Dugaan Persetubuhan Anak yang Mandek Sejak 2022

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 16:03 WITA

Keuskupan Agung Ende Canangkan Muspas IX 2027, Umat Diajak Berjalan Bersama dalam Semangat Sinodalitas

Selasa, 28 Juli 2026 - 10:26 WITA

Polemik Empat Pemain Suratin 2026, Flores United Nilai Perse Ende Lemah Bangun Komunikasi

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:59 WITA

Ribuan Pelayat Antar Kepala Desa Mautenda Barat Robertus Y.M. Sega ke Peristirahatan Terakhir

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:59 WITA

Bentrokan Narasaosina-Waiburak di Flores Timur Kembali Pecah, 1 Warga Tewas dan 3 Terluka

Rabu, 15 Juli 2026 - 11:16 WITA

Pejalan Kaki Tewas Ditabrak Avanza di Jalan Trans Maumere-Larantuka, Polisi Masih Selidiki Penyebab Kecelakaan

Berita Terbaru