ENDE, – Bupati Ende Yosef B. Badeoda menggulirkan kritik keras terhadap budaya lama birokrasi di daerahnya.
Ia menilai praktik pejabat yang berdiam terlalu lama di satu posisi sama saja menciptakan “tuan tanah” dalam jabatan, yang menghambat regenerasi dan profesionalitas aparatur sipil negara (ASN).
Pernyataan ini muncul usai Badeoda bersama Wakil Bupati Dominikus M. Mere melantik 37 pejabat eselon III, Senin, 25 Agustus 2025.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Momentum itu dijadikan pijakan untuk mengusung slogan Ende Baru, yang salah satu misinya adalah penyegaran struktur birokrasi.
“Tidak boleh ada jabatan yang bertahun-tahun dipegang orang yang sama, apalagi sampai belasan tahun. Itu menghambat pengkaderan,” tegas Bupati Yosef.
Menurutnya, rotasi jabatan bukan sekadar soal teknis, tapi strategi membangun birokrasi yang sehat.
ASN yang menempati kursi terlalu lama kerap nyaman dalam zona aman, sementara generasi baru kehilangan ruang untuk naik jabatan.
Bupati memastikan Pemkab Ende akan melakukan pendataan masa jabatan setiap pejabat.
Halaman : 1 2 Selanjutnya


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe



