Bupati Ende Jangan Jadi ‘Tuan Tanah’ di Birokrasi, Rotasi Pejabat Jadi Agenda Ende Baru

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 26 Agustus 2025 - 19:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Arkadeus Aku Suka Editor : Redaksi Dibaca 1,483 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Ende, Yosef Badeoda/Ket Foto ; AAS

Bupati Ende, Yosef Badeoda/Ket Foto ; AAS

ENDE, – Bupati Ende Yosef B. Badeoda menggulirkan kritik keras terhadap budaya lama birokrasi di daerahnya.

Ia menilai praktik pejabat yang berdiam terlalu lama di satu posisi sama saja menciptakan “tuan tanah” dalam jabatan, yang menghambat regenerasi dan profesionalitas aparatur sipil negara (ASN).

Pernyataan ini muncul usai Badeoda bersama Wakil Bupati Dominikus M. Mere melantik 37 pejabat eselon III, Senin, 25 Agustus 2025.

Momentum itu dijadikan pijakan untuk mengusung slogan Ende Baru, yang salah satu misinya adalah penyegaran struktur birokrasi.

“Tidak boleh ada jabatan yang bertahun-tahun dipegang orang yang sama, apalagi sampai belasan tahun. Itu menghambat pengkaderan,” tegas Bupati Yosef.

Menurutnya, rotasi jabatan bukan sekadar soal teknis, tapi strategi membangun birokrasi yang sehat.

Baca Juga :  Bupati Ende, Yosef Badeoda Lantik 7 Pejabat Baru, Ini Daftarnya dan Harapan Besarnya

ASN yang menempati kursi terlalu lama kerap nyaman dalam zona aman, sementara generasi baru kehilangan ruang untuk naik jabatan.

Bupati memastikan Pemkab Ende akan melakukan pendataan masa jabatan setiap pejabat.

Berita Terkait

Sambut Libur Sekolah, PELNI Berikan Diskon Tarif Tiket Kapal Hingga 30 Persen
Pakar Hukum Undana : Jika Terbukti Korupsi, Pengelola Program MBG dari Pusat hingga Daerah Harus Diproses
Pemilik Lahan Tutup Akses Masuk GOR 99 Lembata, Tuntut Pemkab Segera Bayar Ganti Rugi
Viral Gubernur NTT Catat Keluhan Warga Lewat HP Saat Kunjungan Wapres, Tokoh Muda Minta Masyarakat Bijak Bermedsos
Warga Narasaosina Serahkan 57 Senjata Api Rakitan ke Polisi demi Perdamaian Adonara Timur
Warga Dusun Bele Adonara Timur Serahkan 52 Senjata Api Rakitan ke Polisi, Komitmen Jaga Perdamaian
Misa dan Dialog Bersama Uskup Agung Ende Mgr Paulus Budi Kleden Digelar di Malang
Warga Mengungsi Akibat Konflik Sosial, Dinsos Ende Serahkan Bantuan Kemanusiaan
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:37 WITA

Sambut Libur Sekolah, PELNI Berikan Diskon Tarif Tiket Kapal Hingga 30 Persen

Kamis, 4 Juni 2026 - 08:29 WITA

Pakar Hukum Undana : Jika Terbukti Korupsi, Pengelola Program MBG dari Pusat hingga Daerah Harus Diproses

Senin, 25 Mei 2026 - 17:23 WITA

Pemilik Lahan Tutup Akses Masuk GOR 99 Lembata, Tuntut Pemkab Segera Bayar Ganti Rugi

Senin, 25 Mei 2026 - 14:19 WITA

Viral Gubernur NTT Catat Keluhan Warga Lewat HP Saat Kunjungan Wapres, Tokoh Muda Minta Masyarakat Bijak Bermedsos

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:34 WITA

Warga Narasaosina Serahkan 57 Senjata Api Rakitan ke Polisi demi Perdamaian Adonara Timur

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:17 WITA

Misa dan Dialog Bersama Uskup Agung Ende Mgr Paulus Budi Kleden Digelar di Malang

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:45 WITA

Warga Mengungsi Akibat Konflik Sosial, Dinsos Ende Serahkan Bantuan Kemanusiaan

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:31 WITA

Wabup Flores Timur Pertemukan Dua Kades yang Berkonflik di Adonara Timur, Tegaskan Tak Ada Lagi Perang

Berita Terbaru