Kabupaten Ende Siapkan 8.346 Hektar Lahan untuk Program Ketahanan Pangan

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 28 Februari 2025 - 19:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Arkadeus Aku Suka Editor : Redaksi Dibaca 523 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gadir Dean, Plt Dinas Pertanian Kabupaten Ende (Ket Foto ; I. Like)

Gadir Dean, Plt Dinas Pertanian Kabupaten Ende (Ket Foto ; I. Like)

LIPUTANFLORES.COM|ENDE, – Pemerintah Kabupaten Ende terus berupaya memperkuat ketahanan pangan dengan menyiapkan total lahan seluas 8.346 hektar untuk musim tanam periode Oktober 2024 – Maret 2025.

Dari total luas tersebut, 6.642 hektar diperuntukkan bagi tanaman padi, sementara 1.704 hektar digunakan untuk budidaya jagung.

Plt. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Ende, Gadir Dean, mengungkapkan bahwa langkah ini merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah dalam mencapai swasembada pangan serta meningkatkan kesejahteraan petani.

“Kami berharap dengan luas lahan yang sudah disiapkan dan ditanami ini, Kabupaten Ende bisa menjadi daerah yang mandiri dalam hal pangan dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan,” ujar Gadir kepada liputanflores.com ketika ditemui diruang kerjanya kamis (27/2/2025).

Gadir menjelaskan bahwa pemerintah daerah terus berupaya memberikan dukungan teknis dan bantuan pertanian bagi para petani.

Bantuan yang diberikan meliputi penyediaan benih unggul, pupuk bersubsidi, serta pendampingan intensif dari penyuluh pertanian.

“Kami juga berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Kementerian Pertanian dan pemerintah provinsi, untuk memastikan bahwa kebutuhan petani seperti irigasi dan alat pertanian terpenuhi dengan baik,” tambahnya.

Baca Juga :  Panen Perdana Melon Emas di Desa Waturaka, Bupati Ende ; Inovasi Pertanian Modern Berbasis Screen House

Selain itu, Pemkab Ende juga berencana mengembangkan program diversifikasi pangan dengan mendorong petani menanam komoditas lain seperti umbi-umbian, sayuran, dan tanaman hortikultura guna memperkaya sumber pangan dan mengurangi ketergantungan pada beras.

Dengan luas lahan yang telah ditanami, pemerintah optimistis produksi padi dan jagung di Ende akan meningkat signifikan.

Targetnya, hasil panen dari lahan ini tidak hanya mencukupi kebutuhan lokal tetapi juga berpotensi untuk dijual ke daerah lain.

Baca Juga :  Konser Sound System di Lapangan Brimob Ende Dihentikan Sebelum Magrib, Situasi Berangsur Kondusif

Para petani pun menyambut baik program ini. Salah seorang petani di Kecamatan Nangapanda, Markus Laja, mengaku optimis dengan adanya dukungan pemerintah.

“Dulu kami kesulitan mendapatkan bibit dan pupuk. Sekarang dengan adanya bantuan dari dinas pertanian, kami lebih mudah untuk bertani dan berharap hasil panen lebih baik,” katanya.

Dengan berbagai upaya ini, diharapkan Kabupaten Ende semakin maju dalam sektor pertanian dan mampu menjadi salah satu lumbung pangan di Nusa Tenggara Timur.

Berita Terkait

Gubernur NTT Dorong Koperasi Obor Mas Beralih ke Unit Usaha Produktif
Dugaan Penyimpangan Minyak Goreng Minyakita di Labuan Bajo, Polisi Lakukan Sidak
Kapolres Sikka Gelar Bakti Sosial di SDK 046 Watubala dan Masjid Baitulsodiq Nangahale
Gubernur NTT Buka Rekening di Bank NTT, Dorong Transformasi Tanpa Intervensi Politik
Sentuhan Ramadan: Kapolres Ende dan Bhayangkari Berbagi di Pesantren Walisanga
Pesona Pantai Enabara: Mutiara Tersembunyi di Jalur Pantura Flores
Sidak Di RSUD Ende, Antara Harapan, Masalah, dan Janji Perbaikan
Takjil untuk Sesama ; Aksi Hangat Polisi di Senja Ramadhan Labuan Bajo
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:59 WITA

Ribuan Pelayat Antar Kepala Desa Mautenda Barat Robertus Y.M. Sega ke Peristirahatan Terakhir

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:59 WITA

Bentrokan Narasaosina-Waiburak di Flores Timur Kembali Pecah, 1 Warga Tewas dan 3 Terluka

Rabu, 15 Juli 2026 - 11:16 WITA

Pejalan Kaki Tewas Ditabrak Avanza di Jalan Trans Maumere-Larantuka, Polisi Masih Selidiki Penyebab Kecelakaan

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:02 WITA

PMKRI Ende Tolak Rencana Pembangunan Indomaret di Nangaroro, Soroti Nasib UMKM dan Transparansi Kebijakan

Minggu, 21 Juni 2026 - 08:42 WITA

Dua Imam Baru Disambut Adat Lamaholot dan Tarian Hedung, Resmi Bertugas di Paroki Santo Yoseph Tanah Boleng

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:20 WITA

Rekonsiliasi Tahap II Konflik Lewonara dan Dusun Bele Digelar, Pemkab Flores Timur Dorong Perdamaian Permanen

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:13 WITA

Pembongkaran Lapak di Pasar Alok : Ibu Yasinta Sebut Pembongkaran Secara Brutal dan Tidak Adil, Lapak Kami Diinjak Dihancurkan

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:37 WITA

Sambut Libur Sekolah, PELNI Berikan Diskon Tarif Tiket Kapal Hingga 30 Persen

Berita Terbaru