Pemangkasan Anggaran Transfer Daerah Tantangan bagi Kemandirian Fiskal Pemda

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 8 Februari 2025 - 10:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Arkadeus Aku Suka Editor : Redaksi Dibaca 721 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ; Ilustrasi

Foto ; Ilustrasi

Presiden Prabowo meminta agar anggaran TKD dipangkas hingga Rp 506 triliun.

Beberapa pos yang terkena efisiensi di antaranya:

Dana Bagi Hasil: Rp 119 triliun
Dana Alokasi Umum (DAU): Rp 156 triliun
DAK Fisik: Rp 18,3 triliun
Dana Otonomi Khusus: Rp 500 miliar
Dana Keistimewaan DIY: Rp 200 miliar
Dana Desa: Rp 2 triliun

Meskipun efisiensi ini bertujuan menyehatkan keuangan negara, Armand menilai pemotongan TKD berpotensi menggerus otonomi daerah.

“Jika dana hasil efisiensi ini dialokasikan untuk program pusat, bukan untuk menyehatkan fiskal daerah, maka ini bisa dianggap sebagai bentuk intervensi terhadap otonomi daerah,” katanya.

Baca Juga :  Kejari Ende Selidiki Dugaan Pengalihan DAK & DAU Rp 49 Miliar, 22 OPD Belum Dibayar Meski Proyek Rampung

Sebelumnya, sejumlah pejabat mengindikasikan bahwa hasil efisiensi ini akan dialihkan ke program prioritas nasional dalam Delapan Program Hasil Terbaik Cepat atau Quick Wins, termasuk program makan siang gratis.

Dorongan untuk Meningkatkan Kemandirian Fiskal

Guna mengatasi keterbatasan anggaran akibat kebijakan efisiensi ini, pemerintah daerah diharapkan dapat meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pajak dan retribusi.

Baca Juga :  UMP Propinsi NTT Naik 6,5 Persen. Simak Penjelasan Penjabat Gubernur NTT

Berita Terkait

Gubernur NTT Dorong Koperasi Obor Mas Beralih ke Unit Usaha Produktif
Dugaan Penyimpangan Minyak Goreng Minyakita di Labuan Bajo, Polisi Lakukan Sidak
Kapolres Sikka Gelar Bakti Sosial di SDK 046 Watubala dan Masjid Baitulsodiq Nangahale
Gubernur NTT Buka Rekening di Bank NTT, Dorong Transformasi Tanpa Intervensi Politik
Sentuhan Ramadan: Kapolres Ende dan Bhayangkari Berbagi di Pesantren Walisanga
Pesona Pantai Enabara: Mutiara Tersembunyi di Jalur Pantura Flores
Sidak Di RSUD Ende, Antara Harapan, Masalah, dan Janji Perbaikan
Takjil untuk Sesama ; Aksi Hangat Polisi di Senja Ramadhan Labuan Bajo
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 19:20 WITA

Peduli Terhadap Gempa, Kapolres Ende Bersama Ketua Bhayangkari Salurkan Bantuan Kepada Warga Paupanda

Rabu, 2 September 2026 - 15:34 WITA

Pasca-Gempa Flores, Polsek Maurole dan Airud Ropa Bersihkan Puing Rumah Warga Keliwumbu

Rabu, 2 September 2026 - 07:52 WITA

FMNTT Surabaya Salurkan Bantuan Gempa Flores ke Warga Terdampak di Nagekeo

Selasa, 1 September 2026 - 20:30 WITA

Kapolres Ende Salurkan Bantuan Perlengkapan Sekolah untuk Siswa SD Inpres Roworena 2 Pascagempa

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 08:24 WITA

Rumah Retak dan Bak Air Pecah, Warga Dobo Sikka Masih Bertahan di Luar Rumah

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:28 WITA

Rumah Warga Desa Koro Bhera Rusak Akibat Gempa 7,7 Magnitudo, Warga: “Belum Didata, Pemerintah Jangan Lupa Kami”

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:58 WITA

Akses Jalan Pascagempa di Ndona Kembali Terbuka, Polres Ende Gerak Cepat Bantu Warga

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:46 WITA

Ganjar Pranowo Kunjungi Warga Terdampak Gempa di Dhawe, Bawa Bantuan dan Tim Medis

Berita Terbaru