Dari sektor kelautan, potensi produk olahan seperti abon ikan, keripik gurita, dan sambal teripang juga mulai dikembangkan.
Dengan skema ini, petani dan nelayan tidak hanya menjual bahan mentah, tetapi juga produk bernilai tambah yang bisa meningkatkan pendapatan masyarakat desa.
Kolaborasi Demi Masa Depan Energi Hijau
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam acara yang dihadiri lebih dari 100 peserta, termasuk kepala desa dari 32 desa dampingan Yayasan Tananua Flores, semangat kolaborasi tampak kuat.
Angelo menegaskan bahwa hilirisasi pertanian dan pemanfaatan biomassa adalah langkah konkret dalam mengembangkan ekonomi daerah sekaligus mendukung transisi energi hijau.
“Jika kita bisa mengelola ini dengan baik, NTT tidak hanya akan mandiri energi, tetapi juga menjadi pelopor dalam pemanfaatan biomassa di Indonesia,” pungkasnya.



Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe



