Oleh : Mahasiswa KKNT 2026 Gentaskin Batch 2 Desa Ulupulu 1
Opini, – Pembangunan sejatinya tidak diukur dari banyaknya bangunan yang berdiri, melainkan dari seberapa besar manfaatnya dirasakan masyarakat. Sebuah kantor yang megah tidak akan mengenyangkan perut anak-anak, sebagaimana sebuah papan nama program tidak akan menghapus stunting yang setiap hari mengintai masa depan mereka.
Realitas itulah yang kami jumpai selama menjalankan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Gentaskin 2026 di Desa Ulupulu 1, Kecamatan Nangaroro, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur. Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang digadang-gadang sebagai salah satu strategi besar pemerintah dalam membangun generasi sehat dan menekan angka stunting, hingga kini belum dirasakan manfaatnya oleh sekolah-sekolah di desa ini. Di sisi lain, fasilitas atau kantor pengelolanya telah tersedia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Bagi masyarakat, kondisi tersebut melahirkan pertanyaan yang sederhana tetapi sangat mendasar: kapan manfaat program benar-benar hadir bagi anak-anak?
Halaman : 1 2 3 4 5 Selanjutnya



Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe




