Pengembangan Geothermal di Flores, Mencari Titik Temu untuk Kepentingan Bersama

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 19 Juli 2025 - 20:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Marsianus Nggumbe Nggoi Editor : Redaksi Dibaca 286 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Marsianus Nggumbe Nggoi, Anggota Penyatu PMKRI Cabang Yogyakarta

Marsianus Nggumbe Nggoi, Anggota Penyatu PMKRI Cabang Yogyakarta

Opini Oleh ; Marsianus Nggumbe Nggoi, Anggota Penyatu PMKRI Cabang Yogyakarta

Pengembangan energi panas bumi (geothermal) di Flores telah menimbulkan perdebatan yang tajam antara kebutuhan akan energi bersih dan kekhawatiran terhadap kerusakan lingkungan serta dampak sosial. Di satu sisi, geothermal merupakan sumber energi terbarukan yang rendah emisi karbon dan berkontribusi pada ketahanan energi nasional.

Baca Juga :  Sekolah Masa Depan, Investasi Flores Timur untuk Generasi Emas

Menurut Badan Geologi Kementerian ESDM (2021), Indonesia memiliki potensi panas bumi sebesar 23,7 GW, dan Flores merupakan salah satu wilayah yang memiliki cadangan signifikan. Pengelolaan potensi ini dapat mendukung program energi berkelanjutan sekaligus memperkuat infrastruktur dasar di wilayah timur Indonesia yang selama ini kekurangan pasokan listrik.

Namun, di sisi lain, suara-suara penolakan dari masyarakat adat dan pegiat lingkungan tidak bisa diabaikan begitu saja. Beberapa proyek panas bumi di Flores dianggap mengancam kawasan hutan lindung, sumber mata air, dan situs budaya masyarakat lokal. Seperti yang dicatat oleh WALHI dan studi Universitas Nusa Cendana (2023), proyek geothermal di beberapa wilayah seperti Ulumbu dan Wae Sano telah menimbulkan kecemasan akan kehilangan ruang hidup dan rusaknya ekosistem lokal. Risiko ini menjadi semakin besar jika pelibatan masyarakat tidak dilakukan secara inklusif dan berkeadilan.

Baca Juga :  𝐌𝐞𝐧𝐮𝐣𝐮 𝐄𝐧𝐝𝐞 𝐁𝐚𝐫𝐮, 𝐄𝐧𝐝𝐞 𝐁𝐞𝐫𝐬𝐢𝐡

Berita Terkait

Ketika Ibu Melahirkan Tanpa Dokter Anestesi, Siapa yang Bertanggung Jawab?
Menimbang Ulang Ambisi Bapak Presiden Prabowo Terbitkan Perpres tentang Olah Sampah Jadi Energi
Matinya Kepedulian Pemerintah terhadap Desa-Desa di Kabupaten Ende
Pemda Ende Salah Kaprah Gunakan Inpres dan SE untuk Tolak Perubahan APBD
Sekolah Masa Depan, Investasi Flores Timur untuk Generasi Emas
TP2D Ende : Inovasi Kelembagaan Untuk Akselerasi Pembangunan atau Sekedar simbolisme Politik ?
𝐌𝐞𝐧𝐮𝐣𝐮 𝐄𝐧𝐝𝐞 𝐁𝐚𝐫𝐮, 𝐄𝐧𝐝𝐞 𝐁𝐞𝐫𝐬𝐢𝐡
Korban dan Pelaku Kini Berada Dalam Satu Kubu
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Kamis, 4 Desember 2025 - 22:02 WITA

PELNI Gratiskan Pengiriman Bantuan Bencana Sumut dari Seluruh Indonesia

Minggu, 30 November 2025 - 21:47 WITA

Vox Point Sikka Gelar Lomba Menulis Pesan Natal untuk Pemimpin, Dorong Generasi Muda Lawan Budaya Instan Digital

Jumat, 28 November 2025 - 17:25 WITA

TPP ASN Dipangkas, Pemerintah dan PGRI Cari Titik Tengah Kebijakan

Selasa, 25 November 2025 - 18:22 WITA

Camat Ile Boleng Ajak Guru Jaga Soliditas, pada HUT ke-80 PGRI & HGN 2025

Sabtu, 22 November 2025 - 22:04 WITA

Paus Leo XIV Tunjuk RD Yohanes Hans Monteiro sebagai Uskup Larantuka yang Baru

Sabtu, 22 November 2025 - 20:55 WITA

Romo Yohanes Hans Monteiro Diumumkan sebagai Uskup Baru Larantuka, Dr. Karolus Karni Lando Ungkap Tanda-Tanda Sebelumnya

Jumat, 21 November 2025 - 10:36 WITA

Honor BA dan PMO Belum Dibayar Sejak Oktober, Blasius Rinda Desak Kemenkop Bertanggung Jawab atas Mandeknya Hak Tenaga Lapangan KDMP di NTT

Kamis, 20 November 2025 - 19:54 WITA

Komite Pusat GRD Gelar Aksi Besar di Manggarai, Desak Pemerintah Bongkar Mafia BBM dan Atasi Kelangkaan

Berita Terbaru