Aksi Damai Kelompok Mahasiswa di Ende, Tuntutan Transparansi Anggaran, Infrastruktur, hingga Isu Nasional

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 4 September 2025 - 17:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Tim Editor : Redaksi Dibaca 701 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa gelar orasi di depan Kantor bupati Ende,

Mahasiswa gelar orasi di depan Kantor bupati Ende,

Kritik ke DPRD dan Pemerintah Pusat

Mahasiswa juga menyinggung kebijakan pusat:

Menolak intervensi pemerintah terhadap KPI terkait siaran demonstrasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mendesak DPR RI segera mengesahkan RUU Perampasan Aset.

Mengecam RAPBN 2026 senilai Rp 99 triliun yang dinilai tidak berpihak pada rakyat.

Baca Juga :  Tragedi Kematian Prada Lucky Namo, Aksi 1000 Lilin, Evaluasi TNI, dan Tuntutan Keadilan

Isu Nasional: TPPO, Pendidikan, dan Kesehatan Gratis

Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) menjadi isu serius yang didorong mahasiswa agar dicegah sejak dini. Mereka juga mengingatkan Presiden untuk menepati janji kampanye: pendidikan dan kesehatan gratis.

Simbol Demokrasi di Taman Renungan Pancasila

Aksi ditutup dengan doa bersama antara mahasiswa dan aparat di Taman Renungan Pancasila, menandai komitmen menjaga demokrasi dengan damai.

Baca Juga :  Polres Manggarai Barat Menindak Peredaran Minuman Beralkohol Jenis Sopi, Menuai Kritikan

Unjuk rasa ini tidak hanya menggambarkan kegelisahan mahasiswa terhadap kebijakan daerah, tetapi juga membuka luka lama soal transparansi, pelayanan publik, dan keberpihakan negara pada rakyat kecil.

Di tengah suasana kondusif, pertanyaan besar tetap mengemuka: apakah aspirasi ini benar-benar ditindaklanjuti, atau hanya menjadi catatan retoris tanpa eksekusi nyata?

Berita Terkait

Kajari Ende ; Uang Hasil Korupsi Disetor ke Kas Negara
Antisipasi Demo, TNI – Polri Gelar Patroli Gabungan
Ciptakan Kondisi Aman di Sikka, Polsek Nelle dan TNI Gelar Operasi Gabungan
Polres Sikka Dorong Demokrasi Damai, Antisipasi Anarkisme di Era Digital
BEM UNIPA Maumere Kecam Tindakan Brutal Oknum Brimob yang Tewaskan Driver Ojol
Represifitas hingga Ojol Tewas, PMKRI Maumere Minta Copot Kapolri dan Evaluasi Protap Penanganan Masa Aksi
Tragedi Kematian Prada Lucky Namo, Aksi 1000 Lilin, Evaluasi TNI, dan Tuntutan Keadilan
TPDI NTT Minta Marthen Ludji Haba Kembalikan Mobil Suzuki Ertiga Milik Pemenang Undian BRI
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 08:24 WITA

Rumah Retak dan Bak Air Pecah, Warga Dobo Sikka Masih Bertahan di Luar Rumah

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:22 WITA

Trauma Healing Polda NTT dan Jatim Pulihkan Pengungsi Gempa di Maukaro

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:28 WITA

Rumah Warga Desa Koro Bhera Rusak Akibat Gempa 7,7 Magnitudo, Warga: “Belum Didata, Pemerintah Jangan Lupa Kami”

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:58 WITA

Akses Jalan Pascagempa di Ndona Kembali Terbuka, Polres Ende Gerak Cepat Bantu Warga

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:21 WITA

Pasca Gempa, Warga Ulu Pulu 1 Mengaku Belum Terima Bantuan: “Pak Presiden Prabowo, Jangan Lupa Kami”

Senin, 17 Agustus 2026 - 18:58 WITA

HUT ke-81 RI di Ile Boleng, Semangat Kemerdekaan Didorong Jadi Energi Pembangunan

Senin, 10 Agustus 2026 - 21:36 WITA

Lowonara dan Belle Berdamai, Upacara Adat Jadi Penanda Berakhirnya Konflik

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:15 WITA

TMI Ende Kukuhkan Korcam-Kordes Kota Baru, Serahkan Combine Harvester untuk Petani

Berita Terbaru