Aksi Damai Kelompok Mahasiswa di Ende, Tuntutan Transparansi Anggaran, Infrastruktur, hingga Isu Nasional

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 4 September 2025 - 17:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Tim Editor : Redaksi Dibaca 642 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa gelar orasi di depan Kantor bupati Ende,

Mahasiswa gelar orasi di depan Kantor bupati Ende,

Kritik ke DPRD dan Pemerintah Pusat

Mahasiswa juga menyinggung kebijakan pusat:

Menolak intervensi pemerintah terhadap KPI terkait siaran demonstrasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mendesak DPR RI segera mengesahkan RUU Perampasan Aset.

Mengecam RAPBN 2026 senilai Rp 99 triliun yang dinilai tidak berpihak pada rakyat.

Baca Juga :  Operasi Pekat Polres Ende: Tes Narkoba Tempat Hiburan, Hasilnya Mengejutkan!

Isu Nasional: TPPO, Pendidikan, dan Kesehatan Gratis

Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) menjadi isu serius yang didorong mahasiswa agar dicegah sejak dini. Mereka juga mengingatkan Presiden untuk menepati janji kampanye: pendidikan dan kesehatan gratis.

Simbol Demokrasi di Taman Renungan Pancasila

Aksi ditutup dengan doa bersama antara mahasiswa dan aparat di Taman Renungan Pancasila, menandai komitmen menjaga demokrasi dengan damai.

Baca Juga :  Menkumham Andi Agtas Umumkan Pemberian Amnesti Kepada Para Napi

Unjuk rasa ini tidak hanya menggambarkan kegelisahan mahasiswa terhadap kebijakan daerah, tetapi juga membuka luka lama soal transparansi, pelayanan publik, dan keberpihakan negara pada rakyat kecil.

Di tengah suasana kondusif, pertanyaan besar tetap mengemuka: apakah aspirasi ini benar-benar ditindaklanjuti, atau hanya menjadi catatan retoris tanpa eksekusi nyata?

Berita Terkait

Kajari Ende ; Uang Hasil Korupsi Disetor ke Kas Negara
Antisipasi Demo, TNI – Polri Gelar Patroli Gabungan
Ciptakan Kondisi Aman di Sikka, Polsek Nelle dan TNI Gelar Operasi Gabungan
Polres Sikka Dorong Demokrasi Damai, Antisipasi Anarkisme di Era Digital
BEM UNIPA Maumere Kecam Tindakan Brutal Oknum Brimob yang Tewaskan Driver Ojol
Represifitas hingga Ojol Tewas, PMKRI Maumere Minta Copot Kapolri dan Evaluasi Protap Penanganan Masa Aksi
Tragedi Kematian Prada Lucky Namo, Aksi 1000 Lilin, Evaluasi TNI, dan Tuntutan Keadilan
TPDI NTT Minta Marthen Ludji Haba Kembalikan Mobil Suzuki Ertiga Milik Pemenang Undian BRI
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 13:11 WITA

Menanti Kebangkitan Sepak Bola NTT Lewat Piala Gubernur Liga 4 ETMC 2026 di Flores Timur

Rabu, 1 April 2026 - 07:59 WITA

Menakar Nalar Lonn Segi ; Antara Kritik Intelektual dan Drama Privasi

Rabu, 11 Maret 2026 - 19:02 WITA

Ketika Dapur Kupang Tercekik Gas, Alarm Keras Kemandirian Energi NTT

Minggu, 8 Februari 2026 - 18:52 WITA

Pena pisau bedah ; “Kebusukan Para penguasa”

Sabtu, 7 Februari 2026 - 18:59 WITA

Tragedi Pendidikan di Ngada dan Tanggung Jawab Negara terhadap Anak Miskin

Selasa, 23 Desember 2025 - 21:22 WITA

Natal, Nurani Sosial, dan Tanggung Jawab Kemanusiaan Menyongsong 2026

Selasa, 21 Oktober 2025 - 08:06 WITA

Ketika Ibu Melahirkan Tanpa Dokter Anestesi, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Jumat, 17 Oktober 2025 - 12:52 WITA

Menimbang Ulang Ambisi Bapak Presiden Prabowo Terbitkan Perpres tentang Olah Sampah Jadi Energi

Berita Terbaru