𝐌𝐞𝐧𝐮𝐣𝐮 𝐄𝐧𝐝𝐞 𝐁𝐚𝐫𝐮, 𝐄𝐧𝐝𝐞 𝐁𝐞𝐫𝐬𝐢𝐡

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 21 Februari 2025 - 11:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Arianto Zany Namang Editor : Arkadeus Aku Suka Dibaca 1,128 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yoseph Badeoda dan Dominikus Minggu Mere (Foto ; Rinto Namang)

Yoseph Badeoda dan Dominikus Minggu Mere (Foto ; Rinto Namang)

Namun, saat menjabat itu ibarat menulis prosa. Kandidat tidak lagi berkata-kata yang manis-manis seperti saat kampanye, tetapi bagaimana [how to] menyusun kebijakan untuk pembangunan dan perubahan, mengelola anggaran yang serba terbatas, memimpin birokrasi warisan rezim sebelumnya.

Ini seperti menulis prosa dengan segala kompleksitasnya yang mencerminkan tugas-tugas administratif dan tanggung jawab yang rumit.
Saat menjabat, kata-kata indah tidak perlu terlalu berbunga-bunga, yang dibutuhkan masyarakat adalah eksekusi kebijakan yang sudah diucapkan pada waktu kampanye yang lalu.

Baca Juga :  TP2D Ende : Inovasi Kelembagaan Untuk Akselerasi Pembangunan atau Sekedar simbolisme Politik ?

𝐁𝐞𝐫𝐬𝐢𝐡𝐤𝐚𝐧 𝐭𝐢𝐤𝐮𝐬 𝐝𝐚𝐫𝐢 𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦 𝐫𝐮𝐦𝐚𝐡

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ibarat orang baru memasuki rumah baru, sudah sepatutnya rumah baru itu bersih dan membuat nyaman. Kalau belum bersih, mesti dibersihkan segera dari tikus dan kotoran!

Saat kampanye kemarin kandidat telah mendapat banyak sekali masukan langsung dari masyarakat terkait persoalan yang ada di Kabupaten Ende.

Baca Juga :  Menakar Nalar Lonn Segi ; Antara Kritik Intelektual dan Drama Privasi

Persoalan utamanya satu tapi daya rusaknya masif dan destruktif: korupsi! Ini tantangan Bupati kita yang baru.

Berita Terkait

Petani, Cadangan Pangan Dan Ketangguhan Flores Menghadapi Bencana
Dede Padama, Mahasiswa Semester I yang Belajar Memimpin dengan Hati
Jangan Sampai Rakyat Mencari Jalan Lain karena Wakilnya Tidak Hadir
Ende Tak Kekurangan Orang Pintar, Mengapa Rakyat Masih Tertinggal?
Flores Tidak Menolak Energi Bersih, Flores Menolak Ketidakadilan
Jokowi Dianugerahi Gelar Adat “Raja Timur”: Simbol Penghormatan Masyarakat Adat Timor atas Jejak Pembangunan di NTT
Ulupulu 1 Menunggu Sepiring Harapan, Menguji Komitmen Makan Bergizi Gratis
May Day 1 Mei 2026, Alarm Tahunan tentang Keadilan Sosial dan Martabat Pekerja
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:26 WITA

Dari NTT untuk NTT, APS Kupang Buka Lapangan Kerja dan Bangun SDM Profesional

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:45 WITA

Gonzalo, Pergi Terlalu Cepat, Meninggalkan Cinta yang Begitu Dalam

Senin, 28 September 2026 - 21:44 WITA

Audit ISO 9001 dan MLC 2006 di Jakarta, Dr Karolus Ajak Putra-Putri NTT Berkarier di Kapal Pesiar

Sabtu, 19 September 2026 - 18:08 WITA

Melihat IKN dari Dekat: Dari Gagasan Besar Jokowi hingga Kota Masa Depan yang Mulai Terwujud

Kamis, 17 September 2026 - 13:27 WITA

Posko Peduli Gempa Flores Malang Raya Salurkan Bantuan Sembako Kloter II untuk Mahasiswa Terdampak Gempa

Minggu, 13 September 2026 - 07:09 WITA

Papua Tidak Butuh Lebih Banyak Korban Jiwa, Negara Harus Hadir Sebelum Rakyat Menjadi Korban

Jumat, 11 September 2026 - 08:40 WITA

KRQA-SQC Gelar Audit ISO, ISM Code dan MLC 2006 di PT Trans Yeong Maritime

Kamis, 10 September 2026 - 23:25 WITA

Siklus Kekerasan di Papua Terus Berulang, Efektifkah Strategi Keamanan Pemerintah Prabowo

Berita Terbaru