𝐌𝐞𝐧𝐮𝐣𝐮 𝐄𝐧𝐝𝐞 𝐁𝐚𝐫𝐮, 𝐄𝐧𝐝𝐞 𝐁𝐞𝐫𝐬𝐢𝐡

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 21 Februari 2025 - 11:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Arianto Zany Namang Editor : Arkadeus Aku Suka Dibaca 882 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yoseph Badeoda dan Dominikus Minggu Mere (Foto ; Rinto Namang)

Yoseph Badeoda dan Dominikus Minggu Mere (Foto ; Rinto Namang)

Opini – Oleh : Arianto Zany Namang (Pegiat Forum Diskusi Anadeo) 

Masyarakat Kabupaten Ende berbahagia karena hari ini Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Ende resmi dilantik. Kita punya Bupati Yoseph Benediktus Badeoda dan Dominikus Minggu Mere sebagai wakilnya.

Mereka berdua adalah perpaduan apik antara praktisi hukum dan politisi dengan seorang birokrat tulen yang sudah melintasi pelbagai bidang kerja dengan jam terbang tinggi dan sarat pengalaman.

Bupati Badeoda seorang advokat lulusan Universitas Indonesia yang sudah beracara selama puluhan tahun dengan prestasi dan pengalaman.

Sementara Wabup Mere adalah birokrat yang sudah paham urusan birokrasi yang “kalau bisa dibikin rumit, kenapa harus simple.”

Masyarakat Kabupaten Ende menanti dwitunggal ini dalam memajukan Ende dengan segala tantangan dan persoalannya, yang mempermudah akses masyarakat terhadap sistem birokrasi kita yang terkenal “unik.”

Baca Juga :  DLHD Ende Luncurkan GERMALISA, Strategi Baru Tangani Sampah Berbasis Wilayah

𝐌𝐞𝐧𝐣𝐚𝐛𝐚𝐭 𝐬𝐞𝐩𝐞𝐫𝐭𝐢 𝐦𝐞𝐧𝐮𝐥𝐢𝐬 𝐩𝐫𝐨𝐬𝐚

Masa kampanye itu ibarat menulis puisi. Seorang kandidat menyampaikan visi-misi yang dituangkan dalam aneka program dengan seribu janji manis. Intinya agar masyarakat terbuai, hati terpikat, kandidat menuai suara dan menang.

Berita Terkait

Menanti Kebangkitan Sepak Bola NTT Lewat Piala Gubernur Liga 4 ETMC 2026 di Flores Timur
Menakar Nalar Lonn Segi ; Antara Kritik Intelektual dan Drama Privasi
Ulasan Lonn Segi Tak Sepanjang Gelarnya
Ketika Dapur Kupang Tercekik Gas, Alarm Keras Kemandirian Energi NTT
Pena pisau bedah ; “Kebusukan Para penguasa”
Tragedi Pendidikan di Ngada dan Tanggung Jawab Negara terhadap Anak Miskin
Natal, Nurani Sosial, dan Tanggung Jawab Kemanusiaan Menyongsong 2026
Ketika Ibu Melahirkan Tanpa Dokter Anestesi, Siapa yang Bertanggung Jawab?
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 13:11 WITA

Menanti Kebangkitan Sepak Bola NTT Lewat Piala Gubernur Liga 4 ETMC 2026 di Flores Timur

Selasa, 31 Maret 2026 - 23:23 WITA

Ulasan Lonn Segi Tak Sepanjang Gelarnya

Rabu, 11 Maret 2026 - 19:02 WITA

Ketika Dapur Kupang Tercekik Gas, Alarm Keras Kemandirian Energi NTT

Minggu, 8 Februari 2026 - 18:52 WITA

Pena pisau bedah ; “Kebusukan Para penguasa”

Sabtu, 7 Februari 2026 - 18:59 WITA

Tragedi Pendidikan di Ngada dan Tanggung Jawab Negara terhadap Anak Miskin

Selasa, 23 Desember 2025 - 21:22 WITA

Natal, Nurani Sosial, dan Tanggung Jawab Kemanusiaan Menyongsong 2026

Selasa, 21 Oktober 2025 - 08:06 WITA

Ketika Ibu Melahirkan Tanpa Dokter Anestesi, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Jumat, 17 Oktober 2025 - 12:52 WITA

Menimbang Ulang Ambisi Bapak Presiden Prabowo Terbitkan Perpres tentang Olah Sampah Jadi Energi

Berita Terbaru