Festival Sepekan Ende, Tradisi, Identitas Budaya, dan Kritik atas Keberlanjutan Edukasi Kultural

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 2 Mei 2025 - 11:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Arkadeus Aku Suka Editor : Redaksi Dibaca 715 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dr. Maria Matildis Banda wakil ketua Dekranasda kabupaten Ende

Dr. Maria Matildis Banda wakil ketua Dekranasda kabupaten Ende

Tradisi yang Tersisih atau Dihidupkan Kembali?

Ajang “Festival Budaya Tunas Bahasa Ibu” bukan sekadar panggung ekspresi anak-anak. Ia mencerminkan denyut budaya yang nyaris tersisih dalam kurikulum pendidikan formal.

Dalam festival ini, peserta lomba membawakan tembang tradisional, dan karya daur ulang dari limbah plastik dan kerajinan lokal dipamerkan.

Namun, di balik sorak sorai, muncul pertanyaan mendasar, Apakah festival semacam ini hanya ritual tahunan atau benar-benar menjadi bagian dari sistem pendidikan yang konsisten?

Ibu Matildis berharap kegiatan ini bisa digelar tiga kali dalam setahun. Sebuah sinyal penting bahwa pelestarian budaya tak cukup setahun sekali.

Dukungan Pemda: Antara Simbolik dan Substansial

Baca Juga :  Hardiknas 2025 di Ende, Membangun Generasi Berkarakter Lewat Panggung Seni dan Literasi

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Ende, Malthidis Mensi Tiwe, menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah atas kehadiran simbolik mereka.

Namun, apakah kehadiran pejabat cukup? Tantangannya adalah bagaimana kegiatan seperti ini dijadikan bagian integral dari strategi pendidikan berkelanjutan.

Berita Terkait

Disorot Medsos, Bupati Lembata Tinjau Langsung Kondisi MIS Jihadul Akbar Tamalhaur
Kondisi SD MIS di Lembata Viral, Warganet Soroti Tanggung Jawab Pemda
Revitalisasi Aksara Lota, Langkah Nyata Pelestarian Budaya Ende Lio
Data Anak Tak Sekolah Rawan Bias, Pemkab Ende Gandeng Operator Desa untuk Validasi
Eks Kepala SMKN 1 Larantuka Tersangka Korupsi Dana BOS & Komite 2022
424 Kepala Sekolah di Kabupaten Ende Ikuti Program “Beyond The School Leader” untuk Tingkatkan Kepemimpinan Digital
Gelar Pelatihan Deep Learning, Hadirkan Pendamping dan Fasilitator Daerah
Pemkab Lembata dan Keuskupan Larantuka Sepakati Redistribusi Guru untuk Sekolah Swasta
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:59 WITA

Bentrokan Narasaosina-Waiburak di Flores Timur Kembali Pecah, 1 Warga Tewas dan 3 Terluka

Rabu, 15 Juli 2026 - 11:16 WITA

Pejalan Kaki Tewas Ditabrak Avanza di Jalan Trans Maumere-Larantuka, Polisi Masih Selidiki Penyebab Kecelakaan

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:02 WITA

PMKRI Ende Tolak Rencana Pembangunan Indomaret di Nangaroro, Soroti Nasib UMKM dan Transparansi Kebijakan

Minggu, 21 Juni 2026 - 08:42 WITA

Dua Imam Baru Disambut Adat Lamaholot dan Tarian Hedung, Resmi Bertugas di Paroki Santo Yoseph Tanah Boleng

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:16 WITA

Pemkab Ende Percepat Program Strategis Nasional, 278 Koperasi Merah Putih hingga 75 Dapur MBG Disiapkan

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:13 WITA

Pembongkaran Lapak di Pasar Alok : Ibu Yasinta Sebut Pembongkaran Secara Brutal dan Tidak Adil, Lapak Kami Diinjak Dihancurkan

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:37 WITA

Sambut Libur Sekolah, PELNI Berikan Diskon Tarif Tiket Kapal Hingga 30 Persen

Kamis, 4 Juni 2026 - 08:29 WITA

Pakar Hukum Undana : Jika Terbukti Korupsi, Pengelola Program MBG dari Pusat hingga Daerah Harus Diproses

Berita Terbaru