LIPUTANFLORES.COM|ENDE, – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025 di Kabupaten Ende bukan hanya soal upacara bendera. Lewat “Festival Sepekan”,
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menggelar rangkaian aktivitas budaya yang sarat makna, namun juga menyisakan pertanyaan, adakah kesinambungan kebijakan terhadap pembentukan karakter kultural generasi muda?
Salah satu titik sorot muncul saat Wakil Ketua Dekranasda Kabupaten Ende, Dr. Maria Matildis Banda, mengapresiasi lomba tembang tradisi untuk jenjang SD dan SMP di halaman Museum Tenun Ikat Ende, Kamis (1/5).
Ia menyebut kegiatan tersebut sebagai langkah penting dalam membumikan kembali akar budaya Lio, Ende, dan Nage.
“Karakter budaya tidak bisa dibentuk instan. Ia harus tumbuh dari akar yang kuat,” ujar mantan dosen Sastra Universitas Udayana yang juga dikenal sebagai novelis kritis.
Pernyataan itu menggambarkan pentingnya pijakan lokal dalam pendidikan karakter.
Tetapi di saat yang sama, hal ini bisa dibaca sebagai kritik halus terhadap kebijakan pendidikan yang sering kali terlalu seragam dan berorientasi pusat.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe



