Menurutnya, tanpa perubahan mendasar dalam cara berpikir dan bekerja, sulit bagi pendidikan di Ende untuk mencapai target yang diharapkan.
Sejalan dengan itu, ia mengutip pernyataan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Abdul Mu’ti, yang menegaskan bahwa seorang guru harus mencintai ilmu dan mencintai peserta didik.
“Para pendidik harus mampu menerjemahkan ilmu bukan hanya sebagai materi hafalan untuk meraih nilai tinggi, tetapi lebih dari itu, sebagai jendela kehidupan yang akan membawa anak-anak ke masa depan yang cerah,” tegasnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Atmosfer Nyaman bagi Siswa: Bukan Sekadar Ruang Belajar
Lebih jauh, Kadis Mensi juga menyoroti pentingnya lingkungan sekolah yang nyaman bagi peserta didik. Kebersihan sekolah, kesehatan siswa, serta atmosfer yang kondusif harus menjadi prioritas.
“Kita tidak boleh hanya peduli dengan kebersihan dan kesehatan saat pandemi. Itu harus menjadi budaya di sekolah. Lingkungan yang bersih dan nyaman akan membuat anak-anak lebih bersemangat dalam belajar,” imbuhnya.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya



Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe




