Kompak Indonesia Desak Prabowo Subianto Hentikan Pembelian Kapal Induk dan Batalkan Program Makan Siang Gratis

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 11 Februari 2025 - 09:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Arkadeus Aku Suka Editor : Redaksi Dibaca 1,095 Kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gabriel Goa, Ketua Kompak Indonesia/Ket Foto : Dokpri

Gabriel Goa, Ketua Kompak Indonesia/Ket Foto : Dokpri

Rampingkan Kabinet Merah Putih

Menurut Kompak Indonesia, struktur kabinet saat ini terlalu besar dan tidak efisien dalam penggunaan anggaran negara.

Jumlah kementerian yang terlalu banyak justru menciptakan birokrasi yang lambat serta berpotensi menimbulkan tumpang-tindih kewenangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gabriel Goa menilai bahwa pemangkasan jumlah kementerian akan lebih efektif dalam menekan pemborosan anggaran sekaligus meningkatkan efisiensi birokrasi.

Baca Juga :  Sinergi Infrastruktur untuk NTT, Komitmen Gubernur Melki dan Jajaran PUPR

Selain itu, pengurangan jumlah menteri dan pejabat tinggi juga dapat menghemat anggaran operasional negara yang dapat dialokasikan untuk program yang lebih produktif.

Batalkan Program Makan Siang Gratis

Kompak Indonesia juga menyoroti program makan siang gratis yang menjadi salah satu janji kampanye utama Prabowo.

Mereka menilai program ini rentan terhadap penyalahgunaan dan berpotensi membuka celah korupsi di berbagai tingkat pemerintahan, baik di pusat maupun daerah.

Baca Juga :  Vinicius Jr Lampaui Messi dalam Assist Liga Champions, Tapi Masih Mengejar dalam Gol

Menurut Gabriel Goa, alih-alih menggelontorkan anggaran besar untuk program ini, pemerintah sebaiknya mengalihkan dana tersebut ke sektor yang lebih produktif seperti peningkatan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan bagi rakyat kecil.

Berita Terkait

Gubernur NTT Dorong Koperasi Obor Mas Beralih ke Unit Usaha Produktif
Dugaan Penyimpangan Minyak Goreng Minyakita di Labuan Bajo, Polisi Lakukan Sidak
Kapolres Sikka Gelar Bakti Sosial di SDK 046 Watubala dan Masjid Baitulsodiq Nangahale
Gubernur NTT Buka Rekening di Bank NTT, Dorong Transformasi Tanpa Intervensi Politik
Sentuhan Ramadan: Kapolres Ende dan Bhayangkari Berbagi di Pesantren Walisanga
Pesona Pantai Enabara: Mutiara Tersembunyi di Jalur Pantura Flores
Sidak Di RSUD Ende, Antara Harapan, Masalah, dan Janji Perbaikan
Takjil untuk Sesama ; Aksi Hangat Polisi di Senja Ramadhan Labuan Bajo
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 13:11 WITA

Menanti Kebangkitan Sepak Bola NTT Lewat Piala Gubernur Liga 4 ETMC 2026 di Flores Timur

Selasa, 31 Maret 2026 - 23:23 WITA

Ulasan Lonn Segi Tak Sepanjang Gelarnya

Rabu, 11 Maret 2026 - 19:02 WITA

Ketika Dapur Kupang Tercekik Gas, Alarm Keras Kemandirian Energi NTT

Minggu, 8 Februari 2026 - 18:52 WITA

Pena pisau bedah ; “Kebusukan Para penguasa”

Sabtu, 7 Februari 2026 - 18:59 WITA

Tragedi Pendidikan di Ngada dan Tanggung Jawab Negara terhadap Anak Miskin

Selasa, 23 Desember 2025 - 21:22 WITA

Natal, Nurani Sosial, dan Tanggung Jawab Kemanusiaan Menyongsong 2026

Selasa, 21 Oktober 2025 - 08:06 WITA

Ketika Ibu Melahirkan Tanpa Dokter Anestesi, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Jumat, 17 Oktober 2025 - 12:52 WITA

Menimbang Ulang Ambisi Bapak Presiden Prabowo Terbitkan Perpres tentang Olah Sampah Jadi Energi

Berita Terbaru