Hasil MCU Dipersoalkan
Salah satu temuan pemeriksaan medis adalah iritasi saluran kencing, yang menurut dokter dapat diatasi hanya dengan memperbanyak konsumsi air putih. Kondisi ini dinilai tidak relevan dijadikan dasar PHK, apalagi dilakukan tiga bulan setelah pemeriksaan.
Dokumen Pemeriksaan Tidak Jelas
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Beberapa buruh menerima hasil MCU dalam bentuk elektronik yang tidak mencantumkan identitas pemeriksaan secara lengkap, sehingga keabsahannya patut dipertanyakan.
Tanpa Perjanjian Kerja Tertulis
Sejak awal bekerja, para buruh hanya diikat dengan kesepakatan lisan, tanpa kontrak kerja tertulis sebagaimana diatur dalam undang-undang ketenagakerjaan.
Dugaan Pelanggaran Hak Normatif Pekerja
Selain PHK sepihak, K-SBSI Sikka juga mencatat sejumlah dugaan pelanggaran ketenagakerjaan yang dilakukan PT Nindya Karya, di antaranya:
Sistem Upah Tidak Transparan
Upah buruh kerap dibayarkan terlambat, bahkan dibayar setiap tiga minggu untuk jatah dua minggu kerja, tanpa slip gaji resmi.
Tidak Mendapatkan THR
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya



Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe




